Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?
Share
Sign In
Notification
Latest News
Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah
Pemerintahan
YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu
Pemerintahan
Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI
Pemerintahan
Plt Bupati Janji Evaluasi Perumda TB
Pemerintahan
Perkuat Barisan, DPD Golkar Kab. Bekasi Gelar Konsolidasi di Momentum Buka Bersama
Politik
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?

Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?

admin Published 28/01/2026
Share
3 Min Read
Foto: Ilustrasi

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT- Pasca Bupati Bekasi non aktif Ade Kuswara Kunang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK beberapa waktu lalu, muncul keretakan antara Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja dengan Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin. Isu disharmonisasi ini bukan tanpa alasan, keduanya kini tampak berjalan tanpa koordinasi yang menyebabkan pemerintahan tidak berjalan kondusif.

Situasi ini tentu tidak diharapkan. Karena saat ini kondusifitas dalam pemerintahan daerah sangat diperlukan pasca ditangkapnya bupati oleh KPK. Hampir seluruh OPD saat ini bergerak lambat dan ragu-ragu dalam mengambil tindakan, hal itu tidak lepas dari disharmonisasi Plt Bupati dan Sekda.

Ketua LSM Kompi Ergat Bustomy Ali menilai, disharmonisasi kepala deerah dengan kordinator pegawai daerah tentu akan sangat berdampak negatif. Ego sektoral harus disingkirkan agar rencana pembangunan dan pelayanan di Kabupaten Bekasi tidak terhambat. Jika disharmonisasi dibiarkan, akan berefek pada kinerja pegawai diseluruh OPD.

“Hal ini tentu tidak boleh terjadi, Plt bupati dan sekda harus menjaga kondusifitas dan menekan ego. Kepala boleh panas, tapi pikiran harus satu, yakni menjaga kondusifitas demi meneruskan pembangunan Kabupaten Bekasi. Jangan sampai isu disharmonisasi terus membesar dan dapat menciptakan pemerintahan yang tidak sehat. Sekarang Kabupaten Bekasi lagi sakit, jangan ditambah dengan penyakit lain yang disebabkan ego,” papar Ergat.

Ditambahkan, sikap Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja yang kerap tidak melibatkan sekda, menimbulkan pertanyaan besar. Posisi Plt bupati saat ini jangan membuat dr. Asep busung dada, justru seharusnya memperkuat pemerintahan dengan komunikasi dan koordinasi yang baik.

“Bahkan dalam hal-hal yang penting, Plt bupati hampir tidak pernah mengajak sekda untuk berkoordinasi. Jika ada keduanya, hanya dalam forum-forum formal atau seremonial. Padahal saat ini, komunikasi dan koordinasi keduanya sangat diperlukan untuk percepatan pembangunan dan meyakinkan OPD untuk melaksanakan tugas tanpa keragu-raguan,” katanya.

Sekedar informasi, disharmonisasi Plt. Bupati dengan Sekda diduga sudah terjadi sejak dr. Asep masih menjadi cawabup. Bahkan saat proses seleksi sekda sampai pada penetapan Endin sebagai sekda, dr. Asep tidak pernah diajak berkomunikasi. Tentu saja, disharmonisasi antara keduanya bukan baru ini terjadi, tetapi merupakan hasil akumulasi dari ego keduanya. (***)

You Might Also Like

Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah

YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu

Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI

Plt Bupati Janji Evaluasi Perumda TB

Rutilahu Desa Sukaresmi Diklaim Cakades, Jadi Alat Kampanye

admin 28/01/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan
Next Article Serikat Pemuda Muslim Dukung Kapolri: Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat

Paling Banyak Dibaca

Jembatan Kuning Citarum Berpotensi Jadi Cagar Budaya, TACB Kab. Bekasi Paparkan Dasar Hukum Lintas Wilayah
Pemerintahan 09/03/2026
Jababeka Luncurkan Malibu Walk, Andalkan Kekuatan Ekosistem Industri untuk Dongkrak Nilai Investasi
Bisnis 23/02/2026
Woww, Perumda TB Terima Puluhan Pegawai Baru
Pemerintahan 19/02/2026
Perkuat Harmoni dan Kepedulian Berkelanjutan, LippoLand Dukung Kenyamanan Ibadah Warga Cikarang
Bisnis Pemerintahan Sosial 25/02/2026
Dirum Perumda TB Diduga Nepotisme Penerimaan Pegawai Baru
Pemerintahan 25/02/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?