Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Daud Husin berjanji akan menindak tegas para pegawai Perumda yang melakukan pelanggaran. Hal ini disampaikan saat memimpin apel para pegawai Perumda, Rabu 4/2/2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat kecurangan sambungan langganan (SL) gelap diseluruh cabang perumda, sehingga banyak terjadi kebocoran air dan pendapatan perumda. Banyak kecurangan yang terjadi di cabang perumda, selain SL gelap juga banyak ditemukan adanya permainan antara developer, oknum pegawai perumda dan pihak ketiga yang bekerja tanpa ada surat perjanjian kerjasama (SPKS).
“Laporkan kepada kami dengan jujur, sampaikan kepada kami hal-hal yang menjadi kendala di lapangan maupun hal-hal masa lalu yang dirasa kurang baik. Sampaikan saja kepada kami,” terang Daud Husin saat memimpin apel.
Terpisah, aktivis mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Bagus Triarsa mengungkapkan, Perumda Tirta Bhagasasi mengalami banyak kebocoran air dan anggaran diseluruh cabang perumda karena adanya kecurangan dari oknum pegawai perumda itu sendiri. Pegawai melakukan kecurangan sambungan layanan gelap yang jelas menguntungkan pribadi dan merugikan perumda.
“Kami tagih janji Dirum Perumda yang akan menindak tegas dan tidak mentolelir pelanggaran berat. Bagi kami, SL gelap merupakan salah satu pelanggaran berat yang dilakukan oknum pegawai perumda di kantor cabang, termasuk menerima pegawai perumda dengan menarik sejumlah uang sebagai bentuk imbalan penerimaan pegawai,” terang Bagus.
Ditambahkan, pernyataan dirum perumda yang akan bersikap jelas terhadap pelanggaran pegawai patut diapresiasi. Namun jika temuan kecurangan dan pelanggaran lainnya masih dibiarkan, mahasiswa akan bergerak untuk menagih janji direktur umum.
“Apel pagi itu adalah sebuah tanda untuk menuju perubahan. Tapi jika (kecurangan) masih dibiarkan maka teman-teman mahasiwa akan menagih janji dengan beraksi. Jangan sampai apa yang diucapkan saat apel, hanya sebagai bentuk pembelaan atas kecurangan yang terjadi,” tukas Bagus. (***)