Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Digugat ke PTUN, Pemkab Bekasi Kumpulkan Kepala Desa dan BPD
Share
Sign In
Notification
Latest News
Cetak Bibit Muda, PSSI Kabupaten Bekasi Resmi Gulirkan Liga U-9 Hingga U-12
Olahraga
LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja
Pemerintahan
Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan
Pemerintahan
Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan
Pemerintahan
Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Digugat ke PTUN, Pemkab Bekasi Kumpulkan Kepala Desa dan BPD

Digugat ke PTUN, Pemkab Bekasi Kumpulkan Kepala Desa dan BPD

admin Published 03/01/2019
Share
3 Min Read
Sejumlah kepala desa dan BPD berkumpul di ruang rapat Sekda Kabupaten Bekasi.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Sejumlah kepala desa dan BPD dipanggil Pemerintah Kabupaten Bekasi. Panggilan tersebut atas gugatan ke PTUN yang pernah dilakukan oleh mantan calon kepala desa yang tidak puas dengan hasil Pilkades serentak lalu.

Pemanggilan tersebut, berkaitan dengan 2 perkara, yakni Keputusan Bupati Bekasi Nomor 141/Kep.319/DPMD 2018 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa Terpilih Hasil Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Tahun 2018 yang terbit pada 28 September 2018. Serta Keputusan Bupati Bekasi Nomor 141/Kep.235-DPMD/2018 tentang Peresmian Anggota BPD di Kabupaten Bekasi Masa Jabatan 2018-2024 pada 18 Juli 2018.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi (Asisten Daerah I), Carwinda dalam rapat tersebut menerangkan, dikumpulkannya para kepala desa dalam rangka menjalankan proses PTUN, karena ini menyangkut kaitan pembuktian dan saksi.

“Yang tahu persis itu kan dilapangan yaitu para panitia pemilihan, BPD dan kepala desa terpilih. Jadi kita mohon kepada mereka untuk menyiapkan alat-alat bukti yang menjadi gugatan di PTUN, sekaligus juga menyiapkan saksi dari yang tergugat,” ungkap dia, Kamis (3/1/2019).

Pria yang menjabat sebagai Ketua Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Bekasi ini mengungkapkan, pihaknya telah menjalani proses Pilkades sesuai mekanisme yang berlaku sehingga terjadilah pelantikan kepala desa, terkait ada pihak yang tidak puas dengan melakukan gugatan pihaknya menganggap hal tersebut wajar adanya.

“Kalau gugatan itu merupakan hal yang biasa, yang pasti kita melihat dari aspek administratif yaitu disisi proses tahapan, dan tahapan itu dijalankan maka terjadi proses penetapan pemenang. Dari ketua panitia pemilihan desa kepada BPD, dan BPD telah melaporkan ke bupati bahwa proses telah berjalan dengan baik sehingga dilakukan pelantikan, jadi mekanismenya sudah sesuai prosedur,” kata dia.

Disisi lain, Kasubag Perundang-undangan dan Dokumentasi Hukum Kabupaten Bekasi, Supiyadi mengungkapkan, pihaknya telah menerima dan menjalankan proses hukum di PTUN Bandung sebagai perwakilan Pemkab Bekasi yang menjadi tergugat.

“Bulan Desember kemarin sudah mulai pembuktian dengan kita memberikan bukti surat kesana (PTUN), sekarang PTUN meminta yang asli. Sehingga kita mengumpulkan para kepala desa untuk membawa bukti-bukti asli hasil pemilihan dari desanya masing-masing,” bebernya.

Setelah pembuktian surat, tambah dia, proses berikutnya yaitu menghadirkan saksi. Dari catatan yang ia punya terdapat beberapa desa yang telah masuk ke penghadiran saksi di persidangan.

“Ada beberapa desa yang sudah masuk pembuktian saksi, kayak di Desa Kerta Sari itu sudah masuk ke pembuktian saksi, tapi memang saksi penggugat dulu baru kita. Saat ini proses itu masih berjalan,” singkatnya.

Perlu diketahui pemilihan kepala desa yang digugat di PTUN Bandung yakni Desa Cibarusah Kota, Karang Bahagia, Kedungwaringin, Gandasari, Lambangsari, Mekarsari, Satriajaya, Sriamur, Kertasari, dan Samudrajaya. (FB)

You Might Also Like

LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja

Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan

Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan

Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026

Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit

admin 03/01/2019
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Tangani Sampah, DLH Tambah 14 Unit Armada
Next Article Gandeng Istri, RKBC Galang Dana Tsunami Banten dan Lonsong Sukabumi

Paling Banyak Dibaca

Ketua LSM JAMWAS INDONESIA dan Ketua LSM KOMPI berfoto di Depan Gedung Kejati Jabar.
LSM Minta Kejati Jabar Jelaskan Alasan Belum Menetapkan 8 Penandatangan Rapat TuPer DPRD Bekasi sebagai Tersangka
Hukum 08/01/2026
Datangi Polres Metro Bekasi, Keluarga Korban Desak Penuntasan Kasus Oknum DPRD Inisial NY
Hukum 09/01/2026
Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga 20/01/2026
Menteri Nusron Tegaskan Kehadiran Negara Lindungi Hak Atas Tanah bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Pemerintahan 20/01/2026
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan 20/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?