Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Musim Hujan, Dinskes Himbau Masyarakat Waspadai DBD
Share
Sign In
Notification
Latest News
Ketahanan Pangan hingga Kamtibmas Kondusif, Kinerja Kapolda Asep Edi Suheri Layak Dapat Penghargaan Presiden
Pemerintahan
Jababeka Bersama Transjakarta Resmikan Layanan Bus Transjabodetabek Rute Cawang–Cikarang Jababeka
Jababeka Bersama Transjakarta Resmikan Layanan Bus Transjabodetabek Rute Cawang–Cikarang Jababeka
Bisnis
Cetak Bibit Muda, PSSI Kabupaten Bekasi Resmi Gulirkan Liga U-9 Hingga U-12
Olahraga
LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja
Pemerintahan
Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Musim Hujan, Dinskes Himbau Masyarakat Waspadai DBD

Musim Hujan, Dinskes Himbau Masyarakat Waspadai DBD

admin Published 12/09/2018
Share
2 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Masyarakat Kabupaten Bekasi diminta untuk mewaspadai serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya telur-telur nyamuk akan mudah menetas ketika tersiram air hujan saat pergantian musim nanati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Sri Enny mengatakan salah satu cara untuk mewasapadai serangannya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan baik di dalam rumah dan di luar rumah serta memberantas sarang maupun jentik-jentik nyamuk.

Baca juga: Penyuluhan Waspada DBD Jelang Musim Hujan

“Masyarakat kita minta waspada akan penyebaran demam berdarah karena saat ini memasuki Pancaroba,” kata dr. Sri Enny Rabu (12/10).

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk adalah dengan menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, penggunaan obat nyamuk, serta menguras dan menutup bak mandi atau tempat-tempat penampungan air lainnya.

“Pemberantasan sarang nyamuk yang paling efektif ya dengan pola hidup sehat. Sebab, kalau tidak ada kasus pemerintah tidak diperbolehkan melakukan voging,” ungkapnya.

Menurutnya sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait adanya masyarakat yang terkena DBD. namun pihaknya berharap jangan sampai ada masyarakat yang terkena DBD setelah melakukan pola hidup sehat.

“DBD disebabkan oleh virus Dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty. munculnya DBD antara lain disebabkan rendahnya kekebalan tubuh pada masyarakat itu sendiri,” imbuhnya.

Gejala awal DBD, sambungnya, dapat ditandai dengan munculnya demam tinggi secara mendadak, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung. Pada kasus yang lebih berat, DBD dapat menimbulkan nyeri ulu hati, pendarahan saluran cerna, syok, hingga kematian.

“Kami berharap masyarakat selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih sehingga terhindar dari nyamuk karena mencegah tentunya lebih baik dari pada mengobati,” tutupnya. (FB)

You Might Also Like

Ketahanan Pangan hingga Kamtibmas Kondusif, Kinerja Kapolda Asep Edi Suheri Layak Dapat Penghargaan Presiden

LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja

Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan

Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan

Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026

admin 12/09/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article PJT II Sepakat Bongkar Bangli Sepanjang Kalimalang
Next Article Pemkab Bekasi Belum Terima Kuota CPNS 2018

Paling Banyak Dibaca

Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga 20/01/2026
Menteri Nusron Tegaskan Kehadiran Negara Lindungi Hak Atas Tanah bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Pemerintahan 20/01/2026
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan 20/01/2026
Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah
Pemerintahan 20/01/2026
Meikarta Terus Bertumbuh, Serah Terima Unit Konsisten Dorong Kepercayaan Penghuni dan Investor
Bisnis 27/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?