Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Obon Kuasai Panggung Diskusi Publik ‘Siapa Punya Solusi Permasalahan di Kabupaten Bekasi’
Share
Sign In
Notification
Latest News
Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi
Pemerintahan
Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan
Pemerintahan
Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah
Pemerintahan
Rehat Sejenak dari Aktivitas Kantor, Kementerian ATR/BPN Adakan Slow Run Rutin Sepulang Kerja
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Politik > Obon Kuasai Panggung Diskusi Publik ‘Siapa Punya Solusi Permasalahan di Kabupaten Bekasi’

Obon Kuasai Panggung Diskusi Publik ‘Siapa Punya Solusi Permasalahan di Kabupaten Bekasi’

admin Published 11/04/2019
Share
5 Min Read
Obon Tabroni hadiri Diskusi Publik yang digelar Kelompok Kerja Wartawan Kabupaten Bekasi.

Fakta Bekasi, CIKARANG TIMUR–Warga Kabupaten Bekasi diminta lebih melihat konten dari program kerja pasangan calon presiden wakil presiden, ketimbang meramaikan perdebatan di media sosial. Pilih pasangan yang memiliki solusi terkait sejumlah persoalan yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut terungkap dalam diskusi publik bertajuk Sepekan Jelang Pemilihan: Siapa Punya Solusi Permasalahan di Kabupaten Bekasi, Rabu (10/4/2019). Diskusi digelar oleh Kelompok Kerja Wartawan Kabupaten Bekasi.

Diskusi sebenarnya menghadirkan perwakilan dari pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma’rif Amin yakni caleg sekaligus Ketua TKD Jabar Dedi Mulyadi serta perwakilan dari kubu 02 Prabowo-Sandiaga Uno yaitu caleg yang juga Anggota BPN Obon Tabroni. Namun, beberapa saat jelang diskusi dimulai, Dedi Mulyadi tidak bisa hadir.

“Baiknya dan alangkah lebih bijak memang kita harus lebih mengetahui apa yang kedua kandidat ini tawarkan untuk Kabupaten Bekasi. Minimal, dari visi misi dan program kerja, ada yang bisa menjawab persoalan di Kabupaten Bekasi yang lebih spesifik,” kata Pengamat Politik dan Kebijakkan Publik Universitas Islam 45 Bekasi, Adi Susila, yang hadir sebagai narasumber dari kalangan akademisi.

Kabupaten Bekasi, meski dijuluki sebagai daerah industri terbesar se-Asia Tenggara, namun angka pengangguran justru terbilang tinggi. Badan Pusat Statistik mencatat, pada 2017, jumlah pengangguran di Kabupaten Bekasi mencapai 172.412 orang atau 10,97 persen dari total jumlah angkatan kerja.

Persoalan itu, lanjut Adi, yang seharusnya ditelusuri oleh warga selaku pemilik suara. “Dari persoalan itu, siapa sih memiliki solusi yang dapat menekan angka pengangguran. Tapi telaah juga, apakah solusi itu konkret atau justru sulit direalisasikan,” ujarnya.

Selain itu, Kabupaten Bekasi harusnya menjadi daerah yang diistimewakan. Hal itu dilihat dari jumlah devisa yang diterima negara dari industri yang beroperasi di Kabupaten Bekasi. Namun, devisa itu justru tidak sebanding dengan dana kembali yang diterima daerah, baik melalui dana alokasi khusus maupun dana alokasi umum.

“Adakah kandidat yang berani membuat aturan khusus bahwa daerah yang memberikan devisa besar akan diberi program khusus. Tidak harus lewat dana perimbangan namun juga program yang langsung dinikmati warga seperti dibangun ribuan sekolah per tahun atau seperti apa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Adi pun berharap, pemimpin yang terpilih yakni mereka yang bisa memberantas segala bentuk tindakan ilegal yang terjadi di Indonesia, mulai dari sektor perdagangan, ketenagakerjaan hingga kesehatan.

“Seperti illegal fishing, penjualan barang selundupan atau bahkan keberadaan tenaga kerja asing yang ilegal. Ini tentu tidak melalui pajak dan merugikan negara. Kemudian soal jaminan kesehatan, BPJS, harus ada yang bisa mengubah sistemnya hingga tidak ada tunggakan serta tidak ada warga yang ditolak karena menggunakan BPJS,” kata Adi.

Sementara itu, Obon Tabroni memastikan persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu prioritas pasangan 02. Menurut dia, menekan angka pengangguran merupakan langkah nyata memberantas kemiskinan.

Obon pun mengkritik lemahnya pengawasan pemerintah saat ini sehingga banyak lapangan kerja yang justru diisi oleh tenaga asing. “Di pabrik perbatasan Bekasi-Karawang, saya pernah ke sana. Di situ ada pegawai asing, di suratnya itu pegawai berposisi sebagai presiden direktur tapi kerjaannya malah potongin besi, ini berarti pengawasan yang lemah. Kasus ini sering ditemukan di Kabupaten Bekasi, tapi pemerintah tidak pernah bertindak tegas,” kata Obon yang juga Wakil Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.

Dikatakan Obon, pasangan Prabowo-Sandiaga telah berkomitmen untuk memberi anggaran lebih untuk membayar defisit BPJS agar warga dapat menikmati fasilitas dengan maksimal. “Anggarannya di mana, kami akan potong anggaran-anggaran yang tidak jelas hingga Rp 500 triliun untuk pembiayaan jaminan kesehatan. Ini komitmen yang konkret,” ujarnya.

Lebih jauh, Obon menyayangkan ketidakhadiran Dedi Mulyadi sebagai dari perwakilan pasangan 01 dalam diskusi tersebut. Padahal, warga ingin mengetahui program serta dukungan calon terhadap persoalan yang terjadi.

“Harusnya memang hadir kubu sebelah hadir tapi entah kenapa tidak hadir. Padahal kami telah memersiapkan diri karena tentu dari diskusi ini warga menilai bagaimana kepedulian kepada warga. Jangan sampai yang tidak hadir membuktikan bahwa dirinya tidak peduli. Saya sendiri sangat menyayangkan perwakilan 01 tidak datang,” kata dia. (FB) 

You Might Also Like

Peringati Idul Adha 1447 H, DPD Golkar Kab. Bekasi Tebar Daging Kurban ke Masyarakat dan Pengurus

Perkuat Barisan, DPD Golkar Kab. Bekasi Gelar Konsolidasi di Momentum Buka Bersama

Golkar Jabar Matangkan Strategi Data untuk Pemilu 2029

HUT ke-61, Golkar Kabupaten Bekasi Ziarah ke Makam Pahlawan KH. Ma’mun Nawawi dan Santunan

DPD Golkar Kab. Bekasi Qurban 2 Ekor Sapi dan 1 Kambing di Area Bakal Kantor Barunya

admin 11/04/2019
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Gerakan K3 Serentak Akan Dilaksanakan Pemkab Bekasi Jelang Pemilu
Next Article Soal Perusakan Segel, Fukhis Bakal Laporkan Kasatpol PP Ke Bareskrim Polri

Paling Banyak Dibaca

EJIP Raih CSR Award 2026, Perkuat Sinergi dengan LPM dan Lingkungan
Pemerintahan 09/07/2026
Cari Bibit Potensial, Kejurnas Squash 2026 Resmi Digelar di Kabupaten Bekasi
Olahraga 07/07/2026
Perkuat Cikarang Sebagai Kota Modern, Lippoland Hadirkan Oaze Lakeside Homes
Bisnis 09/07/2026
PP KAMMI: Dukung Presiden Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi
Pemerintahan 11/07/2026
Sikapi Dinamika Aparat, Pemuda Patriot dan Digdaya Serukan Pemuda Nusantara Jaga Ketertiban
Pemerintahan 11/07/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?