Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Plt Bupati Bekasi Bakal Ganti Sekda?
Share
Sign In
Notification
Latest News
KAMMI Gelar Forum Pemuda Muslim Internasional di DPR RI, Perkuat Kolaborasi dan Suarakan Solidaritas untuk Palestina
Pemerintahan
H. Hamun Sutisna Apresiasi Dukungan Kapolres Metro Bekasi di Liga Jabar Istimewa Zona Purwasukasi
Olahraga
Sikapi Dinamika Nasional, PP Hima Persis Keluarkan Pernyataan Resmi
Pemerintahan
Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors
Pemerintahan
PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Plt Bupati Bekasi Bakal Ganti Sekda?

Plt Bupati Bekasi Bakal Ganti Sekda?

admin Published 29/01/2026
Share
3 Min Read
pengamat kebijakan publik Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang (UMBK), Hamluddin

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Pasca Bupati Bekasi non aktif Ade Kuswara Kunang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK beberapa waktu lalu, muncul isu keretakan antara Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja dengan Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin. Menurut pengamat kebijakan publik Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang (UMBK), Hamluddin, fenomena ini kerap terjadi karena ego politik dan ego organisasi yang dipupuk sejak awal.

Hamluddin menjelaskan, disharmonisasi antara Plt bupati dengan sekda biasanya terjadi karena komunikasi yang tidak terjalin dengan baik. Sekda biasanya meniadakan peran wakil bupati dan memilih hanya berkordinasi dan berkomunikasi dengan bupati sebagai pengambil kebijakan dan pimpinan tertinggi. Dampaknya, setelah ada perubahan pada kepala daerah maka ada tembok pemisah diantara keduanya.

“Itulah kenapa sekda jangan hanya berkomunikasi dengan bupati, harus juga berkomunikasi dengan wakil. Meski memiliki peranan yang tidak besar, wakil bupati tetap memiliki kewenangan yang tidak bisa ditiadakan. Isu ini jelas perlu disorot, karena ego politik seorang Plt bupati yang tidak pernah dianggap ada, akan membawa dampak kedepannya. Begitu juga sekda yang memiliki ego organisasi. Kami menilai akan ada pergantian sekda kedepannya, jika disharmonisasi ini terus terjadi,” terang Hamluddin.

Ditambahkan, Plt bupati dan sekda memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan dan pelayanan. Plt bupati sebagai pengambil kebijakan dan melanjutkan program yang sudah dibuat dan sekda sebagai penjaga administrasi program kepala daerah sekaligus koordinator OPD. Jika keduanya tidak sejalan, maka akan saling kunci dan semuanya tidak berjalan dengan baik.

“Berdasarkan pengalaman dan sejarahnya, Kabupaten Bekasi itu unik. Para pemangku kebijakan kerap adu kuat. Sekda harus sadar, bahwa ini merupakan konsekuensi yang harus diterima. Jika saat ini sekda seperti kehilangan induk, itu merupakan akibat yang ditimbulkan dari sebab yang dibuat sebelumnya,” katanya.

Hamluddin menilai, perlu ada mediator jika isu disharmonis ini ingin dituntaskan. Dimulai dengan sekda dan diteruskan ke Plt bupati. Mediator ini harus meyakinkan keduanya agar dapat bersinergis dan saling mendukung, tujuannya untuk pelayanan dan pembangunan Kabupaten Bekasi.

“Jika memang diperlukan mediasi, maka perlu mediator yang mampu meyakinkan keduanya. Sekda diyakinkan bahwa tugasnya sebagai pengawas administrasi dan koordinator OPD harus merealisasikan program yang sudah dibuat. Setelah itu dilanjutkan dengan Plt bupati yang juga harus diyakinkan bahwa sekda akan siap membantu. Kami rasa cara ini akan lebih membantu,” tutup Hamluddin (***)

You Might Also Like

KAMMI Gelar Forum Pemuda Muslim Internasional di DPR RI, Perkuat Kolaborasi dan Suarakan Solidaritas untuk Palestina

Sikapi Dinamika Nasional, PP Hima Persis Keluarkan Pernyataan Resmi

Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors

PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat

FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat

admin 29/01/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Serikat Pemuda Muslim Dukung Kapolri: Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat
Next Article Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu
Pendidikan 22/05/2026
Peringati Idul Adha 1447 H, DPD Golkar Kab. Bekasi Tebar Daging Kurban ke Masyarakat dan Pengurus
Politik 28/05/2026
BPN Kab. Bekasi Salurkan 600 Kantung Daging Hewan Kurban Kepada Masyarakat Sekitar
Pemerintahan 27/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?