Selasa , 27 Oktober 2020
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan tunjukan barang bukti yang digunakan pelaku.

Polres Metro Bekasi Bekuk Pelaku Penusukan Scurity di Wanasari

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG UTARA-  Polsek Cikarang Barat dan Unit Reskrim Polres Metro Bekasi berhasil membekuk pelaku pembunuhan yang terjadi di Kampung Selang Cau, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Jumat, (16/10/2020).

Kasus pencurian disertai pembunuhan yang menimpa pria yang berprofesi sebagai scurity (AS) akhirnya dapat terungkap. Terhitung dari ditemukannya korban tidak  tidak lebih dari sekitar 10 jam.

Tersangka ditangkap oleh Reskrim Polres Metro Bekasi dan Jajaran Polsek Cikarang Barat di Desa Kebun Danas RT 005/013 Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Tersangka inisial AP Laki – Laki (24) Sebagai pedagang Soto ayam, pelaku diketahui sebagai teman dekat Korban AS (38).

“Pelaku AP sebagai teman dekat Korban AS, kejadian ini berawal dari mereka berkumpul dengan teman-teman yaitu AG, IB, SI, MS, PR dan tersangka AP. Kemudian korban pada saat tersangka masuk ke dalam rumah sambil menonton TV korban menanyakan perihal uangnya yang dipinjam oleh korban sejumlah Rp 1.600.000 namun dari pihak korban belum bisa memberikannya,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, Jumat (16/10/2020).

Lanjut Hendra, motiv pelaku sakit hati karena sering di perlakukan kasar dan dihina serta pelaku ingin menguasai harta korban.

“karena suatu hal namun ada kata-kata yang dianggap oleh tersangka melecehkan tersangka dari korban yang mungkin dianggap kasar oleh tersangka, sehingga pada suatu kesempatan ketika korban lengah korban dipukul menggunakan tangan terjatuh kemudian ditambah lagi dengan menggunakan tongkat satpam tambah lagi tersangka mengambil pisau dan menusukkan dua kali ke dada korban,” kata Hendra.

Tersangka kemudian mengambil kunci motor, kemudian kunci rumah dan mengambil handphone korban yang sedang dichas.

“Tersangka sudah kita amankan, untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, sesuai pasal 338 tersangka diancaman hukumannya 15 tahun penjara dan kemudian pasal 365 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tandasnya. (Son)

Facebooktwittergoogle_plusmail