Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: PTMSI Kabupaten Bekasi Kehawatiran Kecurangan Terjadi Pada Porda XIII 2018, Ini Indikasinya
Share
Sign In
Notification
Latest News
Cetak Bibit Muda, PSSI Kabupaten Bekasi Resmi Gulirkan Liga U-9 Hingga U-12
Olahraga
LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja
Pemerintahan
Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan
Pemerintahan
Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan
Pemerintahan
Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Olahraga > PTMSI Kabupaten Bekasi Kehawatiran Kecurangan Terjadi Pada Porda XIII 2018, Ini Indikasinya

PTMSI Kabupaten Bekasi Kehawatiran Kecurangan Terjadi Pada Porda XIII 2018, Ini Indikasinya

admin Published 03/04/2018
Share
2 Min Read

Faktabekasi.com, OLAHRAGA– Pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 nanti, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Bekasi Kehawatiran Kecurangan saat pertandingan, Indikasi tersebut terlihat saat berlangsungnya Kejuaraan Daerah (Kejurda) atau  Babak Kualifikasi (BK) PTMSI, Maret 2018, di Gor Jatinangor, Sumedang.

Dalam pantauan Pengurus Cabang (Pengcab) PTMSI Kabupaten Bekasi,  saat Final nomor single putra, antara Kabupaten Bekasi melawan Kota Bogor. dimana, salah satu Oficial dari Kota Bogor mengganggu jalannya pertandingan.

Official, tersebut mondar mandir dengan berbagai alasan. Pertama yakni mengganti pakaian, disusul dengan alasan lain sambil melakukan penghasutan pada atlet yang sedag bertanding. Semikian dikatakan, Bendahara PTMSI Kabupaten Bekasi, Syahril Husni Mubarok.

Lebih lanjut, menyoal gangguan tersebut protes dari pengcab Kabupaten bekasi dilakukan. Namun, hal itupun tidak memberikan efek jera.

“Saya yang pertama memprotes. bahkan, dari pihak pengda (Pengurus  Daerah) juga mengakui, bahwa ada banyak. Bahkan gangguan berlangsung dari awal pertandingan,” ujarnya.

Setelah beberapa kali terjadi gangguan, pihak wasit disekitar lapangan langsung memberikan sangsi kartu merah. Namun anehnya lagi, orang yang mengganggu tersebut tidak kapok dan tetap melakukan gangguan hingga pertandingan usai.”Tapi masih tetap mengganggu. dan ini yang kita hawatirkan di porda nanti, kejadian tersebut terjadi,” bebernya.

Lebih lanjut menurut lelaki yang akrab disapa Deden itu, di setiap jalannya pertandingan beberapa hal memang tidak luput dari pandangannya. Jujur, kata dia, ada banyak yang mesti dibenahi agar jalannya pertandingan tidak berimbas pada ketugian dari salah satu pihak. Terlepas, dari kabuoaten bekasi maupun dari pengurus cabang lainnya yang ada di jawa barat. “Pas porda, wasit tegas. Agar tidak ada yang merasa dirugikan,” harapnya. (fb)

You Might Also Like

Cetak Bibit Muda, PSSI Kabupaten Bekasi Resmi Gulirkan Liga U-9 Hingga U-12

Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan

Rp3,2 Miliar Hibah NPCI Tanpa Pertanggungjawaban

Anggota Dewan Turut Diperiksa dalam Kasus Korupsi Rp7,1 Miliar Hibah NPCI Kab. Bekasi

Polres Metro Bekasi Tetapkan Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Tersangka Korupsi Hibah Rp7,1 M

admin 03/04/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Aplikasi Mobile JKN Diharapkan Bisa Menekan Angka Tunggakan Peserta
Next Article Kehadiran Ajat Sudrajat Jadi Angin Segar Suporter Persikasi  

Paling Banyak Dibaca

Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga 20/01/2026
Menteri Nusron Tegaskan Kehadiran Negara Lindungi Hak Atas Tanah bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Pemerintahan 20/01/2026
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan 20/01/2026
Penuhi Kebutuhan Masyarakat akan Pelayanan, Kementerian ATR/BPN Tengah Menyusun Pola Pembinaan Kapasitas SDM
Pemerintahan 20/01/2026
Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah
Pemerintahan 20/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?