Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Rekom TP2D Hasil Oretan Pj Bupati?
Share
Sign In
Notification
Latest News
PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat
Pemerintahan
FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintahan
Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati
Pemerintahan
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Rekom TP2D Hasil Oretan Pj Bupati?

Rekom TP2D Hasil Oretan Pj Bupati?

admin Published 22/04/2024
Share
3 Min Read
Ketua LSM Kompi Ergat Bustomy.
Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) merekomendasikan 8 kebijakan. 8 rekomendasi TP2D yaitu penajaman indikator kinerja utama perangkat daerah di Kabupaten Bekasi, evaluasi RPJPD 2005-2025, strategi peningkatan konektivitas antar wilayah, kinerja pemerintah dengan badan usaha, optimalisasi pendapatan daerah, pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui mekanisme KPBU, pemutakhiran rencana strategis perangkat daerah Kabupaten Bekasi tahun 2023-2026 dan kondusifitas pelaksanaan pemilu di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, 8 rekomendasi tersebut bukan berasal dari kebijakan TP2D, melainkan seluruhnya berasal dari Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.
Bahkan dua orang TP2D tidak menyangkal bahwa 8 rekomendasi yang dikeluarkan bukan berdasarkan hasil kajian, analisa dan evaluasi TP2D, melainkan berasal dari oretan Pj Bupati yang langsung dijadikan sebagai rekomendasi. TP2D tidak ingin 8 kebijakan rekomendasi tersebut berasal dari TP2D, tapi ketika dipublikasi seluruh kebijakan tersebut berasal dari TP2D dan bukan dari rekomendasi Pj Bupati.
“Kondisi saat itu beliau (Dani Ramdan) datang terlambat dan langsung menyodorkan rekomendasi yang dibawa dan langsung menjadi rekomendasi. Kami juga kaget kalau itu disebut rekomendasi TP2D karena bukan itu yang kami susun,” ungkap pria yang tidak ingin disebutkan namanya.
Terpisah, Ketua LSM Kompi Ergat Bustomy menilai, 8 rekomendasi tersebut tidak mengarah langsung kepada masyarakat. Hal ini menguatkan adanya abuse of power, dimana rekomendasi yang mengatasnamakan TP2D berasal dari Pj Bupati. Menurut Ergat, TP2D berisikan orang-orang kompeten yang memiliki keahlian dibidangnya.
“Ironi jika rekom itu hasil dari oretan Pj Bupati sementara TP2D hanya diam, orang-orang yang ahli kok hanya mengiyakan tanpa melakukan analisa atau memang ini cara dari Dani Ramdan meninabobokan tokoh-tokoh ahli,” terangnya.
Menurutnya, TP2D juga kurang efektif karena tidak berisikan tokoh-tokoh muda yang memiliki keahlian dan kritis. Karena tokoh muda memiliki banyak pemikiran yang membangun untuk Kabupaten Bekasi. TP2D juga harus kritis terkait pembangunan yang menjadi prioritas, bukan hanya iya dan setuju.
“Jika rekomendasi TP2D tidak digunakan berarti sama saja menghamburkan anggaran, keberadaannya tidak diperlukan dan hanya sebagai simbol. Rekom TP2D dari tahun-tahun sebelumnya juga tidak terealisasi dengan baik, hanya sebatas menggugurkan kewajiban aja,” kata Ergat.

Ergat juga menyangsikan bahwa rekomendasi TP2D sejak Dani Ramdan menjabat hasil analisa dari TP2D. Impelementasi TP2D tahun 2022 tidak jelas dan dieksekusi dengan benar. Rekom tahun 2023 juga perlu dipantau apa ini hanya sekedar simbol atau memang pencitraan dari Dani Ramdan.  (adm)

Ketua LSM Kompi Ergat Bustomy

You Might Also Like

PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat

FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat

Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah

admin 22/04/2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Disbudpora Seleksi Atlet Bulutangkis PPLPD
Next Article Pj Bupati Berniat Mutasi Kepala Dinas Sebelum Pilkada

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
LPCK Perbarui Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, Perkuat Momentum Pertumbuhan Properti
Bisnis 12/05/2026
SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh
Pendidikan 18/05/2026
OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu
Pendidikan 22/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?