Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Bupati Bekasi Tinjau Lokasi Dapur Umum di Hari Pertama PSBB
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Bupati Bekasi Tinjau Lokasi Dapur Umum di Hari Pertama PSBB

Bupati Bekasi Tinjau Lokasi Dapur Umum di Hari Pertama PSBB

admin Published 15/04/2020
Share
3 Min Read
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat kunjungi dapur Umum. Foto: Istimewa/ Humas Pemkab Bekasi.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Di hari pertama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi pada Rabu (15/4), Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninjau secara langsung dapur umum yang terletak di Gedung Juang, Kecamatan Tambun Selatan.

Bupati Bekasi menyampaikan, dapur umum tersebut didirikan di 6 Kecamatan yang masuk kedalam zona merah yaitu, Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Cikarang Barat, dan Cikarang Pusat.

“Dapur umum ini kita dirikan di enam kecamatan yang masuk zona merah, dengan tujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar selama masa PSBB di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Tidak hanya di wilayah yang masuk kedalam kategori zona merah, Bupati Bekasi juga menyediakan lumbung pangan yang tersebar di semua Desa dan Kecamatan, yang dipusatkan di tempat-tempat ibadah.

“Untuk Kecamatan yang tidak masuk kedalam zona merah, tentunya kita menyediakan lumbung pangan. Lumbung pangan ini juga menerima bantuan dari masyarakat, nantinya akan diberikan lagi kepada masyarakat yang tidak tercover oleh bantuan Pemerintah, “ ucapnya.

Lanjutnya, Bupati Bekasi menjelaskan proses mekanisme pembangian makanan yang ada di dapur umum. Pembagian makanan ini akan melibatkan Tim Perlindungan Masyarakat (Limnas) untuk mengantarkan kerumah masing-masing masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kita sudah memiliki data dari Kepala Desa, RW maupun RT untuk mengantarkan kerumah masing-masing. Jadi tidak akan ada titik kerumunan masyarakat nantinya,” tutur Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati Bekasi dalam wawancaranya juga menjelaskan titik check point yang ada di Kabupaten Bekasi bukan merupakan penutupan akses masuk ke Kabupaten Bekasi, namun merupakan pembatasan jika ingin masuk ke wilayah Kabupaten Bekasi.

“Untuk pengecekkan titik check point, kita sambil mensosialisasikan ke masyarakat juga. Wajib menggunakan masker, jika kendaraan bermotor berboncengan, yang satu akan kita minta untuk turun. Dan untuk kendaraan roda empat atau umum, harus 50% dari jumlah yang seharusnya,” jelasnya.

Dalam keberlangsungan PSBB di Kabupaten Bekasi, Bupati mengatakan akan ada 12 titik check point seperti di Kecamatan yang merupakan wilayah perbatasan, kawasan industri, terminal, stasiun, pasar dan pintu exit tol.

Setelah usai meninjau dapur umum di Kecamatan Tambun Selatan, Bupati Bekasi bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengunjungi Kantor Pos Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat.

Bupati Bekasi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, Mitra Ojek Online dan Ojek Pangkalan akan mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat selama diberlakukannya PSBB.

“Jadi kantor pos di MM2100 ini menjadi kantor pos pusat di Kabupaten Bekasi yang digunakan untuk berkoordinasi bersama dengan ojek online dan pangkalan untuk membagikan bantuan sosial seperti sembako ke masyarakat,” ucapnya

Diakhir, Bupati Bekasi berharap agar masyarakat Kabupaten Bekasi dapat bersatu bersama untuk mentaati aturan-aturan yang berlaku selama PSBB berlangsung, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi. (FB)

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 15/04/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Resmi PSBB Diterapkan, Bupati Janjikan Pemerataan Bantuan Sosial
Next Article Selama PSBB Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Luncurkan Pasar Online

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
FBPD Sukabungah Tuding Camat Bojongmangu Diem Bae
Pemerintahan 30/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?