Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Pemkab Bekasi Gelar Pembinaan Kader Penanganan Stunting
Share
Sign In
Notification
Latest News
Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi
Pemerintahan
Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan
Pemerintahan
Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah
Pemerintahan
Rehat Sejenak dari Aktivitas Kantor, Kementerian ATR/BPN Adakan Slow Run Rutin Sepulang Kerja
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Pemkab Bekasi Gelar Pembinaan Kader Penanganan Stunting

Pemkab Bekasi Gelar Pembinaan Kader Penanganan Stunting

admin Published 24/06/2020
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG UTARA – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Pembinaan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Pembentukan Kader Stunting tahun 2020 pada Rabu (24/6/2020), yang bertempat di Hotel Java Palace, Cikarang Utara.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kehadiran para Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) dari setiap Desa yang ada di Kabupaten Bekasi yang juga merupakan peserta dalam kegiatan itu.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran para KPM disini yang juga mendukung aksi dalam penanganan stunting di Kabupaten Bekasi. Semoga kerja sama kita dalam menurunkan angka stunting di 23 locus dapat berjalan sesuai rencana.” Ucap Holilah

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Sri Enny Mainiarti mengatakan bahwa masalah stunting yang ada di Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa saja, namun menjadi tanggung jawab bersama.

“Masalah stunting ini merupakan masalah dan tanggung jawab kita bersama. Ada beberapa unsur yang terlibat seperti unsur masyarakat, pemerintah, pendidikan, bahkan unsur media,” ucapnya

Dirinya menjelaskan, tim dari Bahan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi bersama dengan konsultan telah menetapkan 23 Desa di Kabupaten Bekasi yang menjadi locus dari penanganan stunting itu sendiri.

“Ada kriteria yang dilihat bersama oleh Bappeda dan konsultan yang sudah ditetapkan, bahwa masalah stunting tetap menjadi prioritas di Indonesia. Sebenarnya terlihat biasa, tapi nanti akan menjadi luar biasa jika angka stunting ini setelah di intervensi ternyata tidak menurun,” jelasnya

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Kesehatan tersebut juga mengatakan 1.000 hari kehidupan pertama pada anak merupakan salah satu hal yang terpenting dalam penanganan stunting. Jangan sampai para orang tua kehilangan momen pertumbuhan anak-anaknya.

“Bahkan sejak dini ketika ibu-ibu akan program memiliki anak sampai anak usia dua tahun, itu harus dikawal dengan benar. Anak-anak dikatakan sudah makan dengan baik apabila gizinya sudah seimbang, jadi kalau hanya makan kue, roti atau bakso itu belum dikatakan makan dengan benar,” ucapnya.

Diakhir dirinya meminta adanya kerjasama agar apa yang di cita-citakan bersama untuk pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Bekasi dapat lebih baik kedepannya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tiga orang narasumber yakni, A. Imam Almuttaqin dari Tim Local Goverment Capacity Building for Acceleration of Stunting Reduction (LGCB-ASR) Regional 2 Bangda Kemendagri, Ade Wahid dari Tim Percepatan Anak Kerdil (stunting), Sekretariat Wakil Presiden (TP2AK Setwapres RI), dan Teny Hernawati dari Kepala Bidang Kesmas Kabupaten Cianjur. (FB)

You Might Also Like

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan

Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah

Rehat Sejenak dari Aktivitas Kantor, Kementerian ATR/BPN Adakan Slow Run Rutin Sepulang Kerja

Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

admin 24/06/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Usung ‘Konsep Nol Limbah’ Pemkab Akan Revitalisasi Pasar Induk Cibitung
Next Article Pemkab Bekasi Teken Kesepakatan Bersama Pembangunan Pasar Induk Cibitung

Paling Banyak Dibaca

BPJS Ketenagakerjaan Cikarang dan DEKOPINDA Kab. Bekasi Jalin Sinergi Lindungi Pekerja Koperasi
Pemerintahan 01/07/2026
KUA Cikarang Timur Gelar Santunan Anak Yatim dan Duafa di Momen Tahun Baru Islam
Pemerintahan 02/07/2026
EJIP Raih CSR Award 2026, Perkuat Sinergi dengan LPM dan Lingkungan
Pemerintahan 09/07/2026
Hari Bhayangkara ke-80, PB SPMNI Apresiasi Peningkatan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
Pemerintahan 01/07/2026
Cari Bibit Potensial, Kejurnas Squash 2026 Resmi Digelar di Kabupaten Bekasi
Olahraga 07/07/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?