Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: PTMSI Sesalkan Anggaran PPOPD Dispora
Share
Sign In
Notification
Latest News
Kementerian ATR/BPN Pastikan Kesiapan Lahan Huntap dan Huntara bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera
Pemerintahan
Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah
Pemerintahan
Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga
Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak
Pemerintahan
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Olahraga > PTMSI Sesalkan Anggaran PPOPD Dispora

PTMSI Sesalkan Anggaran PPOPD Dispora

admin Published 25/01/2018
Share
3 Min Read

FAKTABEKASI.COM- Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI) Kabupaten menyesalkan adanya program Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Daerah (PPOPD) pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten Bekasi tahun ini, dalam merekrut atlet binaan tanpa melibatkan atau berkordinasi dengan pengcab PTMSI.

Dimana program baru pada Dispora itu dinilai jalan sendiri dalam seleksi atlet tanpa berkordinasi dengan pengcab yang notabene lebih kompeten membina atlet.

“Kami melihat program PPOPD bentukan Dispora ada syarat kepentingan karena tidak pernah melibatkan pengcab PTMSI,” kata Ketua PTMSI Kabupten Bekasi, Evan Prabowo saat dihubungi via selulernya, kemarin.

Seharusnya, kata Evan, Dalam merekrut seleksi atlet dilevel pelajar melibatkan pengcab. Atlet yang sudah diseleksi Dispora untuk ikut program PPOPD diketahui tingkat SD 5 orang putra dan putri, SMP 5 orang putra dan putri, dan SMA 5 orang putra dan putri. Padahal, beberapa waktu lalu pihak PTMSI sudah rampung melakukan seleksi atlet untuk perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) nanti di Bogor.

“Pengcab PTMSI sudah selesai seleksi atlet-atlet yang akan turun di Porda beberapa waktu. Dan kami paham mana atlet yang berbakat dan berpotensi dengan yang tidak. Karena atlet yang ikut seleksi kebetulan banyak usia pelajar,” ungkapnya.

Masih diungkapkan Evan, dalam menseleksi atlet pelajar yang dilakukan pihak penyelenggara PPOPD apakah sudah tepat sasarannya dalam mencari atlet binaan yang berbakat, karena proses seleksi itu tidak boleh asal.

“Tim seleksinya siapa? Indikator penilaian rektrumennya seperti apa? Dan kompetensi wasitnya bagaimana? Hal ini harus jelas tidak asal melakukan pembentukan seleksi atlet,” sesalnya.

Ia mengkhawatirkan, seleksi program dari Dispora bisa dijadikan ajang titipan bagi yang berkepentingan. “Saya khawatir atlet yang direkrut hanya titipan saja. Padahal di klub-klub tenis meja kabupaten bekasi banyak atlet pelajar yang berpotensi,” tegasnya.

Informasinya, dia juga mempersoalkan tempat pelatihan PPOPD binaan atlet pelajar yang diadakan di Ragunan Jakarta, yang statusnya menumpang. Untuk tenis meja banyak klub-klub di luar yang menciptakan atlet level nasional misalkan Kediri, di jakarta ada PTM Bromo, dan masih banyak lagi klub lain yang diakui PTMSI pusat.

“Kami khawatir program PPOPD tidak efektif jika Dispora tidak berkomunikasi dengan pengcab,” tandasnya.

Perlu diketahui, anggaran untuk PPOPD pada Dispora cukup fantastis mencapai Rp 20 miliar di tahun ini. Hanya ada 5 cabang olahraga se kabupaten Bekasi yang menjadi binaan diantara, Tenis meja, sepakbola, sepaktakraw, bola volly, dan basket. (FB)

You Might Also Like

Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan

Rp3,2 Miliar Hibah NPCI Tanpa Pertanggungjawaban

Anggota Dewan Turut Diperiksa dalam Kasus Korupsi Rp7,1 Miliar Hibah NPCI Kab. Bekasi

Polres Metro Bekasi Tetapkan Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Tersangka Korupsi Hibah Rp7,1 M

Lebih dari 200 Atlet Tunjukkan Aksi Spektakuler di Jababeka Go Asia: The 7th Asian Dragon & Lion Dance Championship

admin 25/01/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Aklamasi, Winoto Kembali Menjadi Ketua DPC Hanura Kota Bekasi
Next Article Disegel, Transporter Limbah B3 di Cikarang Buang Limbah di Kalimalang

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Lampaui Target, BPN Kab. Bekasi Puncaki Volume Layanan Pertanahan Se-Jawa Barat
Pemerintahan 26/12/2025
Jababeka Jalin Sinergi Strategis dengan BCA pada Tahun 2025, Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual
Bisnis 01/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
Kasus TuPer DPRD Kabupaten Bekasi: LSM Tuding Kejati Jabar Tebang Pilih, 2 Tersangka Cuma Tumbal Perkara
Pemerintahan 05/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?