Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja melakukan penandatanganan MoU Program Layan Antar Dokumen Adminduk antara Pemkab Bekasi dengan PT. Pos Indonesia. Foto: Opin/Humas.

Asik, E-KTP Diantar Langsung ke Rumah Warga

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT- Warga Kabupaten Bekasi patut berbahagia, pasalnya Pemerintah Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia akan mendistribusikan E-KTP secara langsung ke rumah warga mulai pekan depan. Hal itu dikatakan, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja saat menandatangani MoU Program Layan Antar, Dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk), Jumat (20/3/2020) di ruang kerjanya.

“Pada hari ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menandatangani Kerjasama dengan kantor Pos Indonesia dalam rangka program layan antar. Melalui kantor pos, kita akan mengantar semua dokumen Kependudukan pada Dinas Dukcapil. Tentu saja, sebentar lagi, ini akan sampai kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” terangnya.

Dirinya berharap, masyarakat Kabupaten Bekasi dapat terlayani dengan baik. Melalui inovasi layanan Kependudukan yang telah dilakukan. Eka juga memastikan, bahwa Program Layan Antar Dokumen Adminduk siap untuk didistribusikan setelah penandatanganan MoU dilakukan.

“Bukan hanya e-KTP tapi dokumen dokumen lain terkait Kependudukan. Hari ini sudah mulai bergerak,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Hudaya selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa sebanyak 132.000 Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) siap untuk didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Adapun menurutnya warga yang akan menerima E-KTP ialah yang sebelumnya sudah memiliki Surat Keterangan (Suket).

“Untuk teknisnya yang sekarang ini kan PR, ada masyarakat yang satu tahun belum jadi KTP nya. Ini seluruhnya kita kirim lewat pos. Hari ini sudah diangkut oleh Pos, langsung siap didistribusikan,” imbuh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hudaya, saat diwawancarai.

Lebih lanjut, Hudaya menyampaikan, seluruh pengiriman gratis tanpa dipungut biaya. Menurutnya, hal itu dapat mengurangi layanan tatap muka dan menghindari tindakan percaloan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Tetapi untuk yang berikutnya masyarakat diberikan pilihan. Jadi pada saat datang ke Dinas, mengurus akta kelahiran misalnya. Nanti di formulirnya ada pilihan, mau dikirim atau mau diambil. Kalau dikirim lewat pos, ini semua gratis. Jadi bagi masyarakat yang punya waktunya terbatas, tunggu saja dirumah,”pungkas Hudaya.

Dirinya juga menegaskan, kedepannya di Kecamatan dapat melakukan pencetakan E-KTP. Pemenuhan blangko juga terus diupayakan, untuk pemenuhan permintaan pencetakan E-KTP.

“Dikantor sudah selesai 2000, dan sebanyak 132.000 sudah kita serahkan ke PT. Pos. Tentunya data ini kita tidak pastikan jumlahnya, karena ini sifatnya dinamis. Yang jelas seluruh PR KTP kita selesaikan. Hari ini, seluruh mesin KTP kita kembalikan ke Kecamatan, dan pelayanan KTP kembali di Kecamatan. InsyaAllah kedepan, setelah program ini selesai semua, masyarakat datang ke Kecamatan membuat KTP. Pulangnya tidak membawa Suket, tapi membawa KTP,” tutupnya. (FB)

Facebooktwittergoogle_plusmail