Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: IWO Gandeng Satria dan Komunitas Bekasi Pakidulan Peringati Hari Pahlawan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Kementerian ATR/BPN Pastikan Kesiapan Lahan Huntap dan Huntara bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera
Pemerintahan
Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah
Pemerintahan
Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga
Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak
Pemerintahan
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Uncategorized > IWO Gandeng Satria dan Komunitas Bekasi Pakidulan Peringati Hari Pahlawan

IWO Gandeng Satria dan Komunitas Bekasi Pakidulan Peringati Hari Pahlawan

admin Published 11/11/2018
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIBARUSAH – Ikatan Wartawan Online Kabupaten Bekasi ikut melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan di Tahun 2018. Kegiatan tersebut dipusatkan di komplek makam KH. Raden Ma’mun Nawawi di Kecamatan Cibarusah.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Ketua IWO Kabupaten Bekasi, Dwi Septiaji, Bendahara IWO Dimas, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Rudiono, juga anggota IWO. Turut serta Caleg asal Gerindra, Ajuk Junaedi, dan Komunitas Bekasi Pakidulan, Jaelani.

Sekertaris IWO, Dede Kurniawan mengatakan, momentum Hari Pahlawan harus menjadi kebangkitan dan motivasi bagi generasi muda.

“Harus jadi motivasi bagi kita semua para generasi muda, atas apa yang sudah diperjuangkan para pahlawan kita. Terutama dalam membela Kabupaten Bekasi,” katanya usai kegiatan tabur bunga, Sabtu (10/11/2018).

Ditempat yang sama, Komunitas Bekasi Pakidulan Ahmad Djaelani mengungkapkan, perjuangan yang dilakukan KH. Raden Ma’mun Nawawi untuk Kabupaten Bekasi, sungguh luar biasa. Sehingga sudah sepatutnya para generasi muda dan pemerintah daerah memberi penghormatan setingi-tingginya dengan melaksanakan tabur bunga dan berziarah di makam KH. Raden Ma’mun Nawawi.

Djaelani berharap generasi muda bisa ikut berjuang berkontribusi penuh dalam membangun kemajuan Kabupaten Bekasi yang tercinta dengan cara apapun.

“Momen Hari Pahlawan juga harus ditiru dan menjadi motivasi bagi para generasi muda dalam mengisi kemajuan pembangunan Kabupaten Bekasi,” katanya.

Jaelani membeberkan, KH. Raden Ma’mun Nawawi merupakan ulama yang produktif menulis. Tidak kurang hasil karya tulisnya sejumlah 63 kitab. Selain itu beliau juga menjadi penggerak pejuang kemerdekaan Indonesia bersama para santrinya, khususnya di tanah kelahirannya Bekasi.

Beliau dilahirkan di Kampung Cibogo Bekasi pada hari Kamis bulan Jumadil Akhir 1334 H/1912 M. Ayahnya bernama KH. R. Anwar. Di usia 13 tahun beliau telah tamat sekolah dengan hasil diploma satu.

Jika melihatnya silsilahnya, nasab Raden Ma’mun Nawawi sampai kepada Rasulullah SAW. Raden Ma’mun Nawawi merupakan keturunan ke-10 dari Sultan Banten Maulana Hasanudin, Raja Banten pertama. Ini artinya, Raden Ma’mun Nawawi keturunan ke-11 dari pendiri Kesultanan Cirebon yang juga seorang penyebar Islam Walisongo, yaitu Syarif Hidayatullah atau yang dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati.

Pada masa perang kemerdekaan KH. R. Ma’mun Nawawi pernah mengadakan pelatihan militer santri Hizbullah di Cibarusah. Para santri itu kemudian dikirim ke Bekasi untuk menghadapi tentara sekutu secara frontal di bawah komandan yang juga teman seperjuangannya yang dikenal sebagai macan dari Bekasi, yaitu KH. Nur Ali.

Pemimpin perjuangan yang berlatih di camp Cibarusah saat itu, dimulai Pelatihan Perang Pertama pada 28 Februari 1945, dipimpin beberapa tokoh seperti KH. Wahid Hasyim, yang mewakili ayahnya, KH. Hasyim ‘Asy’ari, KH. Zainul Arifin, bersama sekitar 500 pemimpin Laskar Hizbullah Sabilillah, juga diantaranya ulama Bekasi KH. Noer Alie (yang telah diangerahkan sebagai pahlawan nasional) dan KH. R. Ma’mun Nawawi, Cibogo Cibarusah, Bintal Laskar Hizbullah pengasuh Pesantren Al-Baqiyatus Sholihat Cibarusah.

Usai pelatihan perang tersebut, 500 kader kembali ke desa-desa dan memberikan latihan kepada para pemuda sehingga pada saat Jepang menyerah, anggota Hizbullah berjumlah 50.000 orang. (FB)

You Might Also Like

Baru Lima Hari Cerai Sudah Menikah Lagi?

Pj. Bupati Bekasi Minim Program dan Inovasi?

Rekom TP2D Hasil Oretan Pj Bupati?

Disbudpora Seleksi Atlet Bulutangkis PPLPD

Puluhan Pemuda Hadiri ‘Silaturahmi Bersama Karya’ IPM Serang Baru 

admin 11/11/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Banyak Kendaraan Dinas Milik Pemkab Bekasi Tidak Jelas Keberadaanya
Next Article Nobar Film Hanum dan Rangga Melly Gaet Kaum Milenial 

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Lampaui Target, BPN Kab. Bekasi Puncaki Volume Layanan Pertanahan Se-Jawa Barat
Pemerintahan 26/12/2025
Jababeka Jalin Sinergi Strategis dengan BCA pada Tahun 2025, Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual
Bisnis 01/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
Kasus TuPer DPRD Kabupaten Bekasi: LSM Tuding Kejati Jabar Tebang Pilih, 2 Tersangka Cuma Tumbal Perkara
Pemerintahan 05/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?