Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Pj. Bupati Bekasi Minim Program dan Inovasi?
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Pj. Bupati Bekasi Minim Program dan Inovasi?

Pj. Bupati Bekasi Minim Program dan Inovasi?

admin Published 13/05/2024
Share
4 Min Read
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan dinilai minim program dan inovasi dalam membangun Kabupaten Bekasi. Hal itu dinilai LSM Kompi lantaran tidak ada pembangunan dan inovasi di Kabupaten Bekasi yang berasal dari Dani Ramdan selama dua tahun menjabat. Dani Ramdan lebih dikenal sebagai penjabat bupati seremonial dalam berbagai acara pemerintahan dan swasta dengan eksposure tinggi di media sosial dan pemberitaan yang masif dengan tujuan pencitraan. Mayoritas pembangunan merupakan program dari dinas maupun program turunan dari Pemerintah Pusat dan provinsi.

Ketua Umum LSM Kompi Ergat Bustomy Ali menjelaskan, setiap kegiatan Pemkab Bekasi yang bersifat seremonial diresmikan oleh Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan. Kegiatan dinas yang dibuka atau diresmikan Dani Ramdan merupakan program dinas tahunan atau berkaitan dengan program pusat dan provinsi. Dani diketahui belum mengusung program dan inovasi baru selama menjabat, padahal kata Ergat, sebagai penjabat bupati memiliki kewenangan penuh untuk membuat atau memodifikasi program dan inovasi yang sudah ada.

“Kalau memang ada kemauan pasti bisa, cuma kan selama ini yang ramai itu pencitraan selama menjabat, bukan program dan inovasi selama menjabat. Kalau menekankan disiplin pegawai, sudah ada reward dan punishment serta banyak aturan yang mengatur disipilin pegawai, jadi gak perlu repot-repot mendisiplinkan pegawai. Soal pembangunan fisik, mayoritas adalah rencana dinas dan pokpir dewan serta meneruskan program yang sudah berjalan. Bicara pengangkatan ribuan PPPK, itu kan juga sudah perintah dari pusat. Menurut kami memang Dani hanya sebatas pelaksana saja,” bebernya.

Ditambahkan, mengaca pada bupati sebelumnya yang memiliki program serta inovasi baru dalam membangun Kabupaten Bekasi yang langsung dirasakan masyarakat serta berdampak besar, seharusnya Dani yang tidak memiliki program dan inovasi membangun perlu melakukan Amati Tiru Modifikasi (ATM). Menurut Ergat, meneruskan program bupati sebelumnya dengan memodifikasi lebih baik tentu akan menjadi ciri bagi kepala daerah. Perubahan dan kemajuan Kabupaten Bekasi akan jauh lebih terasa jika penjabat bisa memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan anggaran yang ada.

“Ini contoh program dari bupati sebelumnya yang menjadi ciri khas, Sa’duddin dengan inovasi perubahannya, membuat jalanan di Kabupaten Bekasi seluruhnya di cor, sehingga dikenal dengan Sa’duddin Cor. Neneng Hasanah Yasin dengan programnya membangun rumah tidak layak huni menjadi layak huni hampir diseluruh wilayah di Kabupaten Bekasi sehingga dikenal sebagai Neneng Rutilahu. Kedua program dan inovasi itu sampai saat ini terus dilaksanakan. Dani Ramdan kan juga bisa memodifikasi program rutilahu dengan membuat jamban umum sehingga masyarakat tidak lagi buang air besar di kali sehingga Dani bisa dikenal juga dengan Dani Jamban,” ungkap Ergat.

Menurut Ergat, untuk memimpin Kabupaten Bekasi perlu program dan inovasi, bukan hanya meresmikan atau membuka acara. Dani Ramdan jangan hanya dikenal sebagai Dani Seremonial atau Dani Pj, tetapi dikenal dengan program dan inovasinya yang secara terus menerus bisa dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kalau memang ingin maju dalam pilkada tahun ini, Dani harus membawa program dan inovasi baru. Kami pun akan mendukung calon bupati yang memiliki program dan inovasi untuk membangun Kabupaten Bekasi lebih baik, bukan hanya menghadiri peresmian atau pembukaan acara,” tutupnya. (***)

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 13/05/2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article KPU dan Bawaslu Hadiri Bimtek Kades di Bali, Ngapain Ya?
Next Article Gandeng PSSI, Disdik Kab. Bekasi Resmi Buka GSI Jenjang SMP

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
FBPD Sukabungah Tuding Camat Bojongmangu Diem Bae
Pemerintahan 30/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?