Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Juara Cerdas Cermat di Bandung, Santri Baru Asal Cikarang Kalahkan Kakak Kelas
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pendidikan > Juara Cerdas Cermat di Bandung, Santri Baru Asal Cikarang Kalahkan Kakak Kelas

Juara Cerdas Cermat di Bandung, Santri Baru Asal Cikarang Kalahkan Kakak Kelas

admin Published 06/09/2022
Share
4 Min Read
Sholahuddin Syarif El Ghoust.
Sholahuddin Syarif El Ghoust.

Fakta Bekasi, BANDUNG – Sholahuddin Syarif El Ghoust santri baru asal Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kampung Rukem, Desa Jatireja, berhasil meraih juara satu bersama dua temanya mengalahkan beberapa peserta lain yang nota bene dari kakak – kakak kelas.

Lomba cerdas cermat para santri Pondok Pesantren Al Falah Cicalengka, Bandung, Jawa Barat ini adalah salah satu rangkaian beberapa lomba yang diadakan oleh Pesantren dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram 1444 H, Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) HUT RI ke – 77 sekaligus Semarak Milad Al Falah ke-52 yang diselenggarakan pada tanggal 17 – 26 Agustus 2022.

Ketika pengumuman hasil juara, sang pembawa acara sempat menyampaikan bahwa ananda Sholah, sapaan akrab Sholahuddin, ketika sang juri belum selesai membacakan soal, tapi Sholah sudah tekan bunyi bel untuk menjawab, dan ternyata jawabannya benar.

“Entah darimana dia jawabannya bisa benar,” ujar MC/pembawa acara dengan nada bercanda saat mewawancarai Sholah diatas panggung disaksikan ribuan para santri putra-putri lainnya.

Ini semua juga tidak lepas dari guru pembimbingnya di Kobong (asrama) Imam ‘Ashim, Ustad Hadi Hidayatulloh yang sudah membimbing sejak awal masuk santri baru.

Diketahui, Sholah adalah putra pertama asal Kabupaten Bekasi dari pasangan suami istri Taufik Suprapto dan Lilis Maesaroh, yang baru masuk pesantren sejak pertengahan bulan Juli 2022.

Dari keterangan ayahnya Sholah, usai lulus dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Kamil, ia sangat bersemangat kuat ingin melanjutkan ke Pesantren Amtsilati yang ada di daerah Jepara, Jawa Tengah, bahkan sebelumnya bersama kedua orang tuanya sempat meninjau lokasi dan foto bersama dengan Kyainya, KH Taufiqul Hakim. Namun karena ada musibah kecelakaan yang dialaminya, membuat ujung kaki kiri Sholah patah akibat ketabrak mobil usai pulang sekolah jalan kaki.

Atas bujukan ayahnya, karena Sholah sangat kuat keinginannya untuk Pesantren, dan Sholah ngefans dengan club sepak bola Persib Bandung, maka ayahnya menyarankan untuk Pesantren di Al Falah, Bandung, dan akhirnya Sholah bersedia.

Kini ananda Sholahuddin dalam situasi kakinya belum sembuh normal, berjalan lambat tertatih – tatih masih proses berobat jalan, walau selalu tertinggal dalam setiap aktipitas belajar maupun sholat berjamaah, namun semangatnya tetap kuat untuk menuntut ilmu.

“Saya berharap, para pembimbing ataupun pengurus santri bisa memaklumi kondisi anak saya, agar jangan terlalu sering dihukum bila Sholah sering tertinggal dalam setiap kegiatan. Biasanya para pengurus atau seksi keamanan sangat galak-galak dan tidak segan-segan menghukum santri bila ada santri yang nakal atau sering tertinggal sholat berjamaah. Karena saya dulu ngalamin waktu pesantren walaupun sebentar di Madrasatul Qur’an (MQ), Tebuireng, Jombang, Jawa Timur,” ujar Abah Sholah, sapaan akrabnya.

Abah Sholah juga memasrahkan sepenuhnya kepada para guru-guru dan pembimbing di pesantren, serta berterimakasih atas segala pendidikan dan bimbingan anaknya, dengan harapan nantinya bisa menjadi anak Sholeh yang taat ibadah dan mendapat ilmu yang berkah atas ridho dari para guru-gurunya. (FB)

You Might Also Like

SMPN 4 Babelan Juara 2 Lomba Pantonim di  FLS2N Jenjang SMP Tingkat Kab. Bekasi

Hormati Peran Penting Para Pendidik, KNPI Kab. Bekasi Gelar Seminar Nasional 1000 Guru

Jababeka Luncurkan Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja, Diresmikan Langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI

President University Perkuat Pendidikan Kesehatan dengan Lakukan Groundbreaking President University Teaching Hospital

LKBB Barong WLC 2024: Ajang Bergengsi Baris-Berbaris di WaterBoom Lippo Cikarang

admin 06/09/2022
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Atlet NPCI Kabupaten Bekasi berlatih jelang Peparprov 2022 Atlet Binaan NPCI Kab Bekasi Siap Berlaga
Next Article Jelang Peparprov, NPCI Lakukan Pemetaan Atlet

Paling Banyak Dibaca

Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
Menteri ATR Tekankan Peta Akurat sebagai Kunci Sukses Pembangunan Nasional
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?