Amggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno.

Komisi IV Minta Anggaran UNBK 2019 Harus Diserap

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT— Melihat persiapan dan antisipasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dalam pelaksanaan Ujian Nasional Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Bekasi  yang dilaksanakan pada tanggal 22 sampai dengan 25 April 2019 kemarin berjalan lancar sesuai jadwal ditetapkan dan tidak ada kendala.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Nyumarno menemukan kendala tentang fasilitas, dimana banyak laporan dari Wali Murid yang siswanya tidak memiliki leptop harus mencari agar bisa mengikuti UNBK.

“Ada laporan dari orang tua siswa yang tidak memiliki laptop harus menyewa, itu kan jadi kendala tersendiri. Memang pada prinsipnya berjalan dengan baik, tapi jangan dipaksakan kasihan orang tua murid yang tidak mampu,” kata Nyumarno saat diwawancarai, Sabtu (27/4/2019).

Jadi kedepan masih kata Nyumarno, solusinya anggran UNBK harus diserap, tujuannya agar kedepan tidak ada keluhan dari Wali Murid terulang lagi yang berdampak kepada kesalahpahaman.

“Tahun kemarin (2018) UNBK dianggarkan tapi tidak diserap oleh Dinas pendidikan, jadi kedepan kita menganggarkan kembali untuk UNBK, tujuannya agar tidak terulang lagi kejadian sejenis, dimana keluhan orang tua murid nanti menjadi salah paham. Disangka bayar lah, UNBK ini belum siap dan yang lainnya,” tegas dia.

Ditengah kesibukannya yang kembali menjadi peserta Pemilihan Legislatif (2019), Nyumarno masih tetap memantau jalan UNBK dibeberapa sekolah dan menerima laporan dari beberapa Wali Murid memalui via Whatsaap .

“Saya pribadi memantau langsung, cuman kalau keluhan itu kita mendapat laporan dari Whatsaap yang mengaku orang tua murid, memang ini menjadi kendala kita (DPRD) karena sedang menghadapi Pileg, Insyallah minggu depan sudah kembali seperti semula,” terang dia.

Nyumarno mengatakan, Komisi IV akan segera memanggil Dinas Pendidikan untuk meminta laporannya dan akan dibandingkan dengan pengaduan-pengaduan yang diterima Komisi IV dari masyarakat.

“Minggu depan kita akan panggil Dinas Pendidikan karena setiap kegaiatan yang dilakukan mitra kerja seperti Dinas Pedidikan menjalan UNBK kemarin dan yang lainnya akan kita pinta laporannya. Pokonya setiap kegiatan dari SKPD mitra kerja Komisi IV kita pasti panggil,” tadasnya. (adv)

Facebooktwittergoogle_plusmail