Minggu , 27 September 2020
Sistem pompa air berkapasitas besar dengan daya sampai dengan 1000 liter / detik, milik Jababeka, beroperasi 24 jam non-stop. Foto: Istimewa/ Jababeka.

Team Jababeka Water Management Siap Tanggap 24 Jam Non-Stop

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Jabodetabek kembali dilanda banjir hingga dua hari berturut-turut yakni mulai dari tanggal 24 – 25 Februari 2020. Curah hujan yang sangat tinggi yang jelas menjadi pemicu utama bencana banjir kembali terjadi disejumlah tempat di Jabodetabek dan mengakibatkan debit air sungai yang bertambah terus menerus di sejumlah bantaran sungai hingga pada akhirnya volume air ini tak lagi dapat tertampung lagi.

Mengutip langsung laporan dari Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa pada tanggal 24-25 Februari 2020, kawasan Jabodetabek tercatat memiliki insensitas hujan yang ekstrem yakni diatas 150 mm per harinya.

Musibah banjir serupa juga harus dialami di beberapa kawasan di Kota Jababeka, imbas dari intensitas hujan yang tinggi dalam tiga hari belakangan ini. Namun, Jababeka tak hanya berdiam diri, sejumlah tindakan sigap telah dilakukan team lapangan Jababeka dalam menyikapi musibah banjir yang juga sedang melanda di sejumlah perkotaan besar lainnya.

Adapun tindakan yang dilakukan oleh Jababeka sendiri yakni mengaktifkan sistem pompa air berkapasitas besar (dengan daya sampai dengan 1000 liter / detik) selama 24 jam non-stop, memberikan jasa storing kendaraan serta evakuasi bagi warga/ karyawan yang terjebak banjir, hingga meyediakan persediaan makanan bagi korban kebanjiran.

Dengan dukungan SDM professional, Jababeka memastikan seluruh pelayanan ini tersedia kapan saja dan bagi siapa saja yang membutuhkan. Jababeka juga telah membentuk Team Jababeka Water Management yang ditugaskan secara khusus untuk menangani perihal banjir di kota Jababeka dan bekerja sama bersama warga, polisi serta pemerintah Kabupaten Bekasi.

Tim khusus ini telah mempersiapkan langkah-langkah strategis baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan diimplementasikan dalam skala mikro dan juga makro dalam mengatasi musibah banjir ini.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan tahun 2020, curah hujan akan semakin meningkat lebih tinggi mulai bulan Januari sampai Maret. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tetap berwaspada dan sigap dalam menghadapi cuaca ekstrem ini.

Sementara, GM Corporate Marketing Jababeka Residence Eric Limansantoso memberikan informasi bagi warga Jababeka yang membutuhkan bantuan, Team Jababeka Water Management Siap membantu 24 jam Non-Stop

“Kami terus melakukan kordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadapi musibah banjir ini serta mempersiapkan langkah mitigasi kedepannya. Untuk informasi bisa menghubungi langsung ke 0819-0151-9000 (Industri) & 0878-7647-6805 (Rescomm),” paparnya. (adv)

Facebooktwittergoogle_plusmail