Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Walau Tak Dihuni Napi Kelas Kakap, Lapas Cikarang Tetap Tingkatkan Pengawasan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026
Pemerintahan
Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit
Pemerintahan
Plt Bupati Bekasi Bakal Ganti Sekda?
Pemerintahan
Serikat Pemuda Muslim Dukung Kapolri: Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat
Pemerintahan
Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Hukum > Walau Tak Dihuni Napi Kelas Kakap, Lapas Cikarang Tetap Tingkatkan Pengawasan

Walau Tak Dihuni Napi Kelas Kakap, Lapas Cikarang Tetap Tingkatkan Pengawasan

admin Published 30/07/2018
Share
1 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Pasca terungkapnya praktik jual beli fasilitas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lapas Sukamiskin, Bandung. Lapas Kelas III Bekasi (Cikarang) perketat pengawasan.

Meski tidak dihuni Narapidana (Napi) kelas kakap. Namun, potensi pelanggaran di semua lapas relatif serupa, penawaran sejumlah uang maupun pemberian terjadi di hampir seluruh Lapas, termasuk di Cikarang. Namun penawaran tersebut tidak akan berlaku pada petugas yang memiliki integritas tinggi.

“Pemberian dengan bentuk apapun agar mendapat hal yang lebih itu terjadi di setiap Lapas. Semua Napi, jika memiliki uang dan kemampuan, pasti menginginkan hal yang lebih, baik soal fasilitas maupun hal lainnya, tapi kami melakukan pengawasan terkait hal tersebut. Dapat dipastikan penambahan fasilitas dan sebagainya tidak ada di Lapas Cikarang,” kata Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta.

Lanjut Kadek, peningkatan pengawasan pun dilakukan terhadap barang yang masuk dan keluar, seperti halnya barang elektronik, telepon genggam hingga narkoba.

“Narkoba ini menjadi perhatian kami juga karena banyak Napi di sini yang berasal dari kasus narkoba. Maka dari itu pengawasan ketat dilakukan. Sudah sejak lama, setiap dua hari sekali atau seminggu tiga kali kami lakukan razia rutin untuk memastikan tidak ada barang yang dilarang masuk, termasuk narkoba,” ujarnya. (FB)

You Might Also Like

Datangi Polres Metro Bekasi, Keluarga Korban Desak Penuntasan Kasus Oknum DPRD Inisial NY

LSM Minta Kejati Jabar Jelaskan Alasan Belum Menetapkan 8 Penandatangan Rapat TuPer DPRD Bekasi sebagai Tersangka

WNA Diduga Perintahkan Puluhan Orang Rusak THM di Lippo Cikarang

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang

Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi

admin 30/07/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Sekda Kabupaten Bekasi Lepas Kontingen POPDA 2018
Next Article Trik ‘Kabur’ Ala Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Saat Rapat Dengan Komisi I

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
WNA Diduga Perintahkan Puluhan Orang Rusak THM di Lippo Cikarang
Hukum 07/01/2026
Ketua LSM JAMWAS INDONESIA dan Ketua LSM KOMPI berfoto di Depan Gedung Kejati Jabar.
LSM Minta Kejati Jabar Jelaskan Alasan Belum Menetapkan 8 Penandatangan Rapat TuPer DPRD Bekasi sebagai Tersangka
Hukum 08/01/2026
Datangi Polres Metro Bekasi, Keluarga Korban Desak Penuntasan Kasus Oknum DPRD Inisial NY
Hukum 09/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?