Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Buka Sosialisasi Kehumasan, Wamen Ossy Berpesan agar Strakom Bersifat Informatif, Edukatif, Partisipatif, dan Transformasional
Share
Sign In
Notification
Latest News
Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah
Pemerintahan
YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu
Pemerintahan
Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI
Pemerintahan
Plt Bupati Janji Evaluasi Perumda TB
Pemerintahan
Perkuat Barisan, DPD Golkar Kab. Bekasi Gelar Konsolidasi di Momentum Buka Bersama
Politik
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Buka Sosialisasi Kehumasan, Wamen Ossy Berpesan agar Strakom Bersifat Informatif, Edukatif, Partisipatif, dan Transformasional

Buka Sosialisasi Kehumasan, Wamen Ossy Berpesan agar Strakom Bersifat Informatif, Edukatif, Partisipatif, dan Transformasional

admin Published 24/07/2025
Share
3 Min Read

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol menggelar Sosialisasi Strategi Komunikasi, Informasi Publik dan Layanan Pengaduan secara daring pada Senin (21/07/2025). Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan saat membuka sosialisasi tersebut menekankan pentingnya strategi komunikasi publik (Strakom) yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga edukatif, partisipatif, dan transformasional.

“Komunikasi publik Kementerian ATR/BPN tidak cukup hanya menyampaikan berita seremonial penyerahan sertipikat atau merespons isu di media, tetapi juga harus secara bertahap membangun kepercayaan publik, mendidik masyarakat tentang hak dan layanan yang bisa mereka akses, serta menjadi jembatan antara negara dan rakyat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian. Jadi, informatif, edukatif, partisipatif, dan transformasional,” ujar Wamen Ossy dalam sambutannya.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN memiliki dua wajah dalam praktik komunikasi publiknya. Di satu sisi, daerah-daerah seperti Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah) cukup aktif dan proaktif. Namun di sisi lain, komunikasi yang dilakukan masih cenderung reaktif dan belum terintegrasi secara strategis. Oleh karena itu, Wamen Ossy menilai sosialisasi kehumasan perlu dilakukan secara berkala dan berkelanjutan untuk mendorong perbaikan dan penguatan di semua lini. Terlebih, dalam menghadapi era banjir informasi, ia menggarisbawahi pentingnya pengelolaan persepsi publik.

“Hari ini, yang menang bukan lagi siapa yang paling keras bersuara, tapi siapa yang paling dipercaya. Trust dari masyarakat harus kami bangun. Karena begitu kepercayaan itu ada, akan lebih mudah bagi kami menyampaikan informasi dan menjalankan komunikasi publik,” ujar Wamen Ossy.

Peran jajaran di penjuru Indonesia dalam mendukung komunikasi publik Kementerian ATR/BPN sangat signifikan. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, menyebut jajaran daerah sebagai perpanjangan tangan dari pusat yang bertugas menyampaikan informasi kementerian secara akurat dan tepat sasaran.

“Teman-teman di daerah adalah perpanjangan tangan dari pusat. Ini perlu kami sadari agar apa yang menjadi program Kementerian bisa tersampaikan dan dimengerti oleh masyarakat di wilayah masing-masing,” kata Pudji Prasetijanto Hadi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas dan Protokol, Harison Mocodompis, menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan hanya menjadi pegangan bagi petugas kehumasan, tetapi juga bagi seluruh pimpinan di unit kerja masing-masing, termasuk para Kepala Kanwil dan pimpinan satuan kerja Eselon II.

“Kegiatan ini merupakan landasan bagi seluruh jajaran, tidak hanya bagi petugas humas di pusat dan daerah, tetapi juga para pimpinan. Selain memastikan program-program berjalan, kita juga harus mampu memastikan narasi-narasi positif hadir di ruang publik,” ujar Harison Mocodompis. (red)

You Might Also Like

Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah

YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu

Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI

Plt Bupati Janji Evaluasi Perumda TB

Rutilahu Desa Sukaresmi Diklaim Cakades, Jadi Alat Kampanye

admin 24/07/2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Wamen Ossy Sampaikan Lima Pilar sebagai Rujukan Strategi Komunikasi Publik Kementerian ATR/BPN
Next Article Sebagai Hulu dari Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Ingin IPPAT Ikut Berperan dalam Transformasi Layanan Pertanahan

Paling Banyak Dibaca

Jembatan Kuning Citarum Berpotensi Jadi Cagar Budaya, TACB Kab. Bekasi Paparkan Dasar Hukum Lintas Wilayah
Pemerintahan 09/03/2026
Jababeka Luncurkan Malibu Walk, Andalkan Kekuatan Ekosistem Industri untuk Dongkrak Nilai Investasi
Bisnis 23/02/2026
Woww, Perumda TB Terima Puluhan Pegawai Baru
Pemerintahan 19/02/2026
Perkuat Harmoni dan Kepedulian Berkelanjutan, LippoLand Dukung Kenyamanan Ibadah Warga Cikarang
Bisnis Pemerintahan Sosial 25/02/2026
Dirum Perumda TB Diduga Nepotisme Penerimaan Pegawai Baru
Pemerintahan 25/02/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?