Cikarang Timur, Fakta Bekasi – Belum cairnya dana hibah olahraga dari Pemkab Bekasi ke KONI sebesar Rp5 Miliar memberikan dampak serius. Kabupaten Bekasi yang sudah dua kali menjadi juara umum dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat pada tahun 2014 dan 2022, target hattrick (juara ketiga kali secara berurutan) tahun 2026 bakal gagal.
Ketua Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Bekasi Roy Kamarullah menjelaskan, sangat tidak masuk akal apa yang menjadi kebijakan Pemkab Bekasi. KONI yang saat ini fokus mempertahankan juara umum dengan memaksimalkan potensi atlet, justru dukungan dari Pemkab Bekasi semakin melemah, anggaran menyusut, pembinaan tersendat sampai kesejahteraan atlet dan pelatih terabaikan.
“Ironi memang, KONI Kabupaten Bekasi dan Pengurus Cabang Olahraga dipaksa berjuang dalam kondisi serba terbatas. Jika dukungan pemerintah daerah berkurang karena efisiensi anggaran, maka itu irasional jika dibandingkan dengan daerah lain. Fakta menunjukan bahwa Kota Bandung dan Kabupaten Bogor tetap berkomitmen dan konsisten dengan terus memberikan dukungan terhadap prestasi olahraga,” bebernya.
Menurut Roy, hal ini sangat jelas bertentangan dengan UU Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib menjamin keberlanjutan pembinaan olahraga, termasuk dalam hal pendanaan.
Mengurangi dan memangkas dukungan ditengah target prestasi tinggi bukan hanya inkonsisten, tetapi juga mengingkari amanat undang undang.
“Jika Pemkab Bekasi tidak segera sadar, bukan jadi hal yang mengejutkan kegagalan menyabet hattrick juara umun Porprov tahun ini. Kabupaten Bekasi kehilangan gelar juara umum bukan karena kalah bersaing, tetapi karena kebijakan pemerintah daerah untuk tidak lagi mendukung kemenangan. Menjadi juara umum tidak hanya soal prestasi, tetapi menjadi taruhan harga diri,” ungkap Roy.
Ditambahkan, Kabupaten Bekasi merupakan pusat kekuatan olahraga baik tingkat regional Provinsi Jawa Barat maupun tingkat Nasional. Dengan kata lain, Kabupaten Bekasi adalah gudangnya atlet-atlet berprestasi.
“Kita membuktikan dengan menjadi daerah penyumbang medali emas terbanyak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2021 di Papua dan tahun 2024 di Aceh dan Sumut. Ini adalah Fakta yang sulit dibantah, bahwa target untuk kembali menjadi juara umum dalam Porprov tahun ini merupakan target logis dan rasional sebagai juara umum bertahan,” terangnya. (***)