Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Yan-Yan : Kalau Belum Siap Kenapa Dilelangkan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Yan-Yan : Kalau Belum Siap Kenapa Dilelangkan

Yan-Yan : Kalau Belum Siap Kenapa Dilelangkan

admin Published 10/04/2018
Share
3 Min Read

faktabekasi.com, CIKARANG PUSAT – Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) membatalkan pembangunan gedung baru 16 lantai setelah ditentukan pemenang lelang oleh Unit Layanan Pengadaan. Permohonan surat pembatalan lelang dari PUPR kepada ULP pada 22/3/2018 lalu, tidak dapat menghentikan proses lelang yang saat itu sudah memasuki masa evaluasi.

Berdasarkan peraturan presiden nomor 5 tahun 2012, hal-hal yang bisa membatalkan proses lelang adalah Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Penggunan Anggaran (KPA) sependapat dengan PPK yang sepakat tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses lelang tidak sesuai Perpres.

Pengaduan masyarakat adanya dugaan korupsi pada Pokja ULP atau PPK ternyata benar, dugaan korupsi dinyatakan benar oleh pihak berwenang, sanggahan dari peserta yang memasukkan penawaran atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen penyedia barang dan jasa ternyata benar, dokumen pengadaan tidak sesuai dengan Perpres, pelaksanaan lelang tidak sesuai atau menyimpang dengan dokumen pengadaan, calon pemenang dan cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri serta pelaksanaan lelang melanggar Perpres.

“Surat yang dikirimkan PUPR tidak memenuhi syarat pembatalan lelang, isi surat hanya pembangunan dibatalkan karena belum memiliki amdal dan ijin dari Mendagri. Sementara kami (ULP) melalui pokja tidak bisa menghentikan proses lelang yang saat itu dalam proses evaluasi,” ungkap Kepala ULP Yan-Yan Akhmad kepada faktabekasi.com saat ditemui di ruang kerjanya.

Yan-Yan menambahkan, pembatalan lelang yang dilakukan PUPR setelah diumumkan pemenang lelang itu sah-sah saja, karena ada point kesepakatan tidak bersedia menandatangani SPPBJ. Dan itu dilakukan setelah pengumuman lelang.

“Tidak ada alasan bagi kami untuk membatalkan lelang, karena surat permohonan pembatalan lelang oleh PUPR tidak memenuhi syarat pembatalan lelang sesuai Perpres 5 tahun 2012. Makanya kami terus meneruskan proses lelang. Setelah pemenang lelang ditentukan, maka pembatalan pekerjaan bisa dilakukan oleh PUPR,” beber mantan Kabag Humas Pemkab Bekasi ini.

Menurutnya, jika pembatalan pembangunan gedung 16 lantai disalahkan ke ULP, jelas salah alamat. ULP hanya mengumumkan pekerjaan yang siap dilelang berdasarkan hal tekhnis dan kesiapan dokumen.

“Kami tidak mengecek apakah pembangunannya sudah dilengkapi amdal dan ijin dari Mendagri. Tugas ULP adalah mengecek kesiapan dokumen pengadaan dan spek pekerjaan. Kalau memang belum siap, kenapa dilelangkan,” katanya.

Pembatalan pembangunan gedung yang menelan anggaran hampir 100 miliar ini juga menepis adanya dugaan jagoan dinas yang kalah lelang. Sebab, pembatalan bukan hanya pada pemenang lelang tapi seluruh pekerjaan.

“Kalau ada jagoan dinas yang dikalahkan ULP, pasti akan ada lelang ulang. Tapi kan enggak, semua prosesnya dibatalkan. Jadi ini juga menepis isu adanya jagoan dinas yang dikalahkan ULP,” pungkas Yan-Yan. (mot)

You Might Also Like

Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal

Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi

admin 10/04/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Polsek Cikarang Pusat Silaturahmi Kamtibmas ke Ulama, Ini Pesannya
Next Article Polsek Cikarang Pusat Gencar Giat Kamtibmas dan Polisi Cinta Masjid

Paling Banyak Dibaca

Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
Menteri ATR Tekankan Peta Akurat sebagai Kunci Sukses Pembangunan Nasional
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?