Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Mang Jaka Ada di Bekasi
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Mang Jaka Ada di Bekasi

Mang Jaka Ada di Bekasi

admin Published 01/09/2020
Share
3 Min Read

Fakta  Bekasi, CIKARANG UTARA– Kepolisian Resor Metro Bekasi menyerahkan secara simbolis satu paket alat protokol kesehatan kepada perwakilan pelaku usaha sektor kepariwisataan di Kabupaten Bekasi, di Gedung Prometer Polres Metro Bekasi, pada Senin (31/08/2020) sore tadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Hadir dalam acara penyerahan secara simbolis satu paket alat protokol kesehatan, Bupati Bekasi, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi, PJU Polres Metro Bekasi, para Kapolsek jajaran Polres Metro Bekasi dan perwakilan sektor pariwisata di Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, akibat dari wabah Covid-19, sektor pariwisata di Kabupaten ikut terkena dampak yang sangat berat. Ditutupnya destinasi wisata juga berpengaruh pada usaha kepariwisataan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi.

“Seperti kita semua ketahui bahwa angka penyebaran virus corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan sampai dengan saat ini. Hal tersebut, tentu saja dapat menghambat rencana pemerintah dalam memperbaiki perputaran roda perekonomian khususnya pada sektor pariwisata,” kata Kapolres di dampingi Kasat Reserse Narkoba Kompol Dr. H. Budi Setiadi, Senin (31/08).

Berdasarkan data dari website Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Bekasi,pada (28/08/2020), jumlah kasus positif di Kabupaten Bekasi terus bertambah mencapai 897 dengan jumlah pasien meninggal dunia 38 orang.

“Dalam pademi covid-19 saat ini Kabupaten Bekasi telah berhasil louncing program yang dinamakan “Masyarakat Nyang Jaga Kampung” (Mang Jaka), dalam program tersebut Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi telah melouching program yang dinamakan Mang Jaka,” ujar Kapolres.

Dalam program tersebut, masih dikatakan Kapolres, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi di tunjuk sebagai pengawas gugus tugas dalam sektor pariwisata yang meliputi tempat hiburan, wisata kuliner, perhotelan, tempat rekreasi dan even organizer

“Didalam sektor pariwisata di Kabupaten Bekasi, menurut data kami, Kabupaten Bekasi memiliki banyak lokasi, diantaranya tempat hiburan 128 lokasi, tempat wisata kuliner 179 lokasi, perhotelan memiliki 35 lokasi, taman rekreasi memiliki 31 lokasi serta even organizer sebanyak 172 lokasi,”kata dia.

“Para pengusaha kepariwisataan di Kabupaten Bekasi perlu mendapatkan pendampingan agar tetap bersemangat menghadapi wabah Covid-19,”sambungnya.

Menurut Kapolres, pihaknya sudah menyambangi beberapa lokasi kepariwisataan yang masih beroperasi mensosialisasikan protokol kesehatan untuk persiapan tatanan normal baru atau biasa di sebut adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Selain edukasi, Polres Metro Bekasi telah menyerahkan secara simbolis satu paket alat kesehatan yaitu tempat cuci tangan 20 unit, spanduk dan baner protokol pencegahan Covid-19 sebanyak 20 lembar di berikan kepada perwakilan tempat hiburan, tempat wisata kuliner, perhotelan, taman rekreasi dan even organizer yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi,”tutur Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, usaha pariwisata harus memenuhi ketentuan protokol kesehatan sebagai syarat membuka usahanya kembali. Kehadiran pemerintah disambut dengan antusias oleh pelaku usaha kepariwisataan di Kabupaten Bekasi.

“Mereka merasa tidak sendirian, tetapi didampingi dalam mencari solusi usahanya agar bisa bangkit lagi. Sinergitas antara pelaku usaha beserta pemerintah merupakan sinergi yang diharapkan bisa jadi salah satu kekuatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Kabupaten Bekasi,” tutup Kapolres. (son)

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 01/09/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article IJTI Bekasi Raya Aksi Solidaritas Insan Pers
Next Article BPJS Kesehatan Cikarang Perkenalkan Pandawa

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
FBPD Sukabungah Tuding Camat Bojongmangu Diem Bae
Pemerintahan 30/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?