Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Mulai Divaksin, Dinkes Kabupaten Bekasi Targetkan 120.000 Lansia Tervaksinasi
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Bisnis > Mulai Divaksin, Dinkes Kabupaten Bekasi Targetkan 120.000 Lansia Tervaksinasi

Mulai Divaksin, Dinkes Kabupaten Bekasi Targetkan 120.000 Lansia Tervaksinasi

admin Published 18/03/2021
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG SELATAN–Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melaksanakan vaksinasi bagi kalangan lanjut usia (lansia). Pada tahap pertama, vaksin diberikan pada 400 lansia yang pelaksanaannya dipusatkan di Central Park, Meikarta.

Vaksinasi ini dilakukan terhadap lansia yang sebelumnya telah terdaftar sebagai penerima vaksin. “Ini menjadi implementasi dari yang diprioritaskan oleh Kementerian Kesehatan yakni kepada lansia. Pelaksanaan kami lakukan tahap pertama untuk 400 orang lansia,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarty, Kamis (18/3/2021).

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, kata Sri, jumlah lansia sebenarnya mencapai 120.000 orang. Namun, karena ketersediaan vaksin terbatas sehingga vaksinasi dibuat bertahap.

Baca juga: Bekerjasama Dengan Dinkes dan RS Siloam, Pertama kali Lansia ber-KTP Kabupaten Bekasi Dapat Vaksinasi Covid-19 Di Meikarta

Menurut dia, saat ini pihaknya masih menyelesaikan vaksinasi bagi pelayan publik, aparatur sipil negara, hingga aparat penegak hukum. Sebelumnya, vaksinasi dilakukan terhadap 15.000 tenaga kesehatan. “Ini keseluruhan, tenaga kesehatan sebanyak 15 ribu. Dan selebihnya yang tergabung sebagai pelayan publik. Kalau pelayanan publik dari data kita ada sekitar 80 ribu,” tuturnya.

Sementara itu, vaksinasi bagi lansia ini digelar atas kerja sama Pemkab Bekasi, Rumah Sakit Siloam dan Meikarta. Direktur RS Siloam Lippo Cikarang Albert Limanto, menyatakan vaksinasi diberikan bagi lansia yang memiliki KTP Kabupaten Bekasi. Pendaftarannya pun secara digital, dimana setiap peserta vaksinasi harus mendaftar melalui aplikasi Siloam, mengisi formulir, lalu membawa bukti pengisian formulir ke registrasi.

“Setelah itu langsung diskrining dan pemberian vaksinasi, lalu observasi 30 menit. Jadwal penyuntikan pun telah diatur berbeda jam, agar tertib dan tidak terjadi penumpukkan,” ucapnya.

Disebutnya lagi, vaksinasi Covid-19 ini merupakan kesempatan pertama kalinya bagi para warga lansia di Kabupaten Bekasi. Syarat mengikuti proses vaksinasi tersebut, lanjut Albert, sesuai dengan ketentuan Kemenkes yakni mereka yang berusia lebih dari 60 tahun. “Sedangkan kami, Siloam mendukung seluruh tenaga kesehatan yang bertugas untuk penyuntikan dan skrining sampai observasi,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Meikarta, Lilies Surjono mengatakan, vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan pihaknya untuk mencegah penyebaran covid-19 serta mengakhiri pandemi.

“Ini merupakan wujud kepedulian PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) selaku pengembang mega-proyek Meikarta, untuk mendukung upaya pemerintah dalam rangka percepatan jumlah vaksinasi’, agar penyebaran virus corona yang telah dinyatakan sebagai pandemi dunia, bahkan masuk kategori bencana non alam nasional, bisa segera diatasi,” ucap dia. (FB)

You Might Also Like

Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal

Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi

admin 18/03/2021
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Agar Telihat Rapih Selesai di Cor Jalan Kp. Ciloa di Bersihkan
Next Article Ikut Andil di TMMD, Keslap Kesdim Cek Kesehatan Satgas dan Masyarakat  

Paling Banyak Dibaca

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025
Bisnis 30/07/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?