Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Calon Dirum Tirta Bhagasasi Diduga Terlibat Penggelapan dan Pemalsuan Surat, Aktivis Desak Pembatalan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Serahkan Ganti Kerugian Tol Cibitung – Cilincing, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Bekasi Pastikan Hak Warga Tersalurkan Dengan Aman
Pemerintahan
Target Hattrick Kab Bekasi Juara Umum Porprov Bakal Gagal?
Olahraga Pemerintahan
Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan
Dana Hibah Olahraga Belum Cair, Kok Bisa?
Olahraga
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Calon Dirum Tirta Bhagasasi Diduga Terlibat Penggelapan dan Pemalsuan Surat, Aktivis Desak Pembatalan

Calon Dirum Tirta Bhagasasi Diduga Terlibat Penggelapan dan Pemalsuan Surat, Aktivis Desak Pembatalan

admin Published 29/07/2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi

FAKTA BEKASI, CIKARANG PUSAT– Calon Direktur Umum (Durum) Perumda Tirta Bhagasasi Daud Husin selain diduga melakukan penggelapan anggaran Yayasan Al Azhar Kemang Pratama, Kota Bekasi, juga diduga melakukan pemalsuan surat. Dalam surat pernyataan calon direksi, disebutkan bahwa calon tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai atau pejabat instansi pemerintah atau swasta.

Sementara Daud Husin diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai Yayasan Al Azhar. Daud juga pernah kalah dalam sidang perdata dengan Yayasan waqaf Al Muhajirin Jaka Permai dengan putusan Mahkamah Agung nomor 1829 K/Pdt.Sus-PHI/2022. Daud juga diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Provinsi Jawa Barat masa jabatan 2018-2022. Diduga adanya penggelapan anggaran cabor dan konflik internal yang tidak mampu diselesaikan, sehingga pengurus pusat ISSI memberhentikan Daud sebelum masa jabatannya selesai.

Ketua LSM Kompi Ergat Bustomy Ali mengatakan, calon direktur umum Daud Husin sudah ditemukan banyak persoalan pada rekam jejaknya. Selain dugaan penggelapan anggaran, pemalsuan dokumen dan tidak memiliki sikap manajerial saat memimpin sudah menggambarkan kredibilitasnya. Bahkan, kelulusannya pada seleksi calon direktur umum diduga mendapatkan dukungan dari tokoh politik partai berlambang kepala banteng.

“Sudah jelas (Daud Husin) rekam jejaknya bermasalah, dan jika dipilih kuasa pemilik modal untuk menduduki jabatan penting di Perumda Tirta Bhagasasi maka akan ada gelombang penolakan dan penetapannya harus dibatalkan. Dan ini juga membuktikan adanya ketidakobjektifan bupati untuk menetapkan direksi,” terang Ergat.

Menurut Ergat, pilihan bupati sebagai kuasa pemilik modal tidak sulit. Dari tiga nama calon direktur umum, yang memiliki rekam jejak bermasalah hanyalah satu orang. Sementara dua orang calon lainnya tidak ada rekam jejak. Jangan sampai, dua calon lainnya hanya sebatas pendamping untuk meloloskan Daud.

“Kami menganggap ada kepentingan besar dari seorang bupati jika memilih Daud sebagai direktur umum. Bagaimana Perumda mau maju jika direksi yang ditempatkan adalah orang-orang yang bisa merusak badan usaha milik daerah ini dari dalam,” katanya.

Sebelumnya, seleksi direksi dan dewan pengawas Perumda Tirta Bhagasasi masih dalam proses menunggu pertimbangan dari Kemendagri sebelum akhirnya ditetapkan Bupati Bekasi sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM). Namun dari nama-nama calon yang lulus, diketahui beberapa nama pernah bermasalah dan memiliki kaitan kekeluargaan dengan mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi. (***)

You Might Also Like

Serahkan Ganti Kerugian Tol Cibitung – Cilincing, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Bekasi Pastikan Hak Warga Tersalurkan Dengan Aman

Target Hattrick Kab Bekasi Juara Umum Porprov Bakal Gagal?

Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

admin 29/07/2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Samakan Visi Misi Program di Tingkat Pusat dan Daerah, Menteri Nusron akan Lakukan Kunjungan Kerja ke Lampung
Next Article BPN Klarifikasi Isu Lahan SDN Burangkeng 04: Proses Validasi Dikebut

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
FBPD Sukabungah Tuding Camat Bojongmangu Diem Bae
Pemerintahan 30/03/2026
Kepala BPN Kab. Bekasi Siap Mendukung Pembangunan Rusun Bersubsidi untuk Masyarakat
Pemerintahan 01/04/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?