Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Ditengah Pandemi Covid-19, UMKM di Kabupaten Bekasi Tahan Banting
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Pemerintahan
Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Ditengah Pandemi Covid-19, UMKM di Kabupaten Bekasi Tahan Banting

Ditengah Pandemi Covid-19, UMKM di Kabupaten Bekasi Tahan Banting

admin Published 10/04/2020
Share
2 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Pandemi Covid-19 semakin berimbas ke berbagai sektor industri besar, menengah, dan kecil. Namun, tetap ada industri-industri yang mempertahankan usaha untuk tetap menggeliatkan ekonomi dengan mencermati celah-celah kebutuhan pasar.

Dari informasi yang didapatkan Fakta Bekasi, ada sebanyak 1.569 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Barat (Jabar) terdampak Pandemi Covid-19. Jumlah tersebut merupakan hasil sementara pendataan UMKM Crisis Centre Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) yang dilakukan pada 24 Maret sampai 19 April 2020.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Peno Suyatno mengatakan, untuk UMKM di Kabupaten Bekasi boleh dibilang termasuk yang tahan banting dari Pandemi Covid-19 ini.

“Kita sudah lakukan pendataan terhadap para pelaku industri kecil UMKM, Intinya mereka tetap eksis meski omzet mereka menurun sekitar 20 persen,” ujar Peno, Jumat (10/4/2020).

Masih kata Peno, pendataan tersebut dilakukan langsung oleh Dinas Perindustrian dan Kementian Perindustrian, untuk kebijakan lebih janjut nanti secara nasional.

“Mudah-mudahan dari pusat ada bantuan untuk Industri Kecil dan UMKM yang ada di Kabupaten Bekasi,” terang dia.

Perlu diketahui, Kabupaten Bekasi ada sekitar 1.500 UMKM dimana selama ini dari pihak Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi rutin melakukan pembinaan, termasuk pembinaan manajemen dan pemasaran.

Adapun kegiatan UMKM di Kabupaten Bekasi prioritas terbesar pada bidang produksi makanan dan kerajinan tangan, yang cukup menggembirakan bahwa ada beberapa industri kecil di Kabupaten Bekasi yang sudah mengekspor produknya seperti sepatu yang diekspor ke Luar Negeri. (FB)

You Might Also Like

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih

admin 10/04/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Surat PAW Husni Thamrin Diduga Palsu, DPC Gerindra Bakal Laporkan Ke Polisi
Next Article Kembali, Dua Pasien Positif Covid-19 Yang Dinyatakan Sembuh di Kabupaten Bekasi

Paling Banyak Dibaca

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?