Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Ditengah Pandemi Covid-19, UMKM di Kabupaten Bekasi Tahan Banting
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Ditengah Pandemi Covid-19, UMKM di Kabupaten Bekasi Tahan Banting

Ditengah Pandemi Covid-19, UMKM di Kabupaten Bekasi Tahan Banting

admin Published 10/04/2020
Share
2 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Pandemi Covid-19 semakin berimbas ke berbagai sektor industri besar, menengah, dan kecil. Namun, tetap ada industri-industri yang mempertahankan usaha untuk tetap menggeliatkan ekonomi dengan mencermati celah-celah kebutuhan pasar.

Dari informasi yang didapatkan Fakta Bekasi, ada sebanyak 1.569 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Barat (Jabar) terdampak Pandemi Covid-19. Jumlah tersebut merupakan hasil sementara pendataan UMKM Crisis Centre Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) yang dilakukan pada 24 Maret sampai 19 April 2020.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Peno Suyatno mengatakan, untuk UMKM di Kabupaten Bekasi boleh dibilang termasuk yang tahan banting dari Pandemi Covid-19 ini.

“Kita sudah lakukan pendataan terhadap para pelaku industri kecil UMKM, Intinya mereka tetap eksis meski omzet mereka menurun sekitar 20 persen,” ujar Peno, Jumat (10/4/2020).

Masih kata Peno, pendataan tersebut dilakukan langsung oleh Dinas Perindustrian dan Kementian Perindustrian, untuk kebijakan lebih janjut nanti secara nasional.

“Mudah-mudahan dari pusat ada bantuan untuk Industri Kecil dan UMKM yang ada di Kabupaten Bekasi,” terang dia.

Perlu diketahui, Kabupaten Bekasi ada sekitar 1.500 UMKM dimana selama ini dari pihak Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi rutin melakukan pembinaan, termasuk pembinaan manajemen dan pemasaran.

Adapun kegiatan UMKM di Kabupaten Bekasi prioritas terbesar pada bidang produksi makanan dan kerajinan tangan, yang cukup menggembirakan bahwa ada beberapa industri kecil di Kabupaten Bekasi yang sudah mengekspor produknya seperti sepatu yang diekspor ke Luar Negeri. (FB)

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 10/04/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Surat PAW Husni Thamrin Diduga Palsu, DPC Gerindra Bakal Laporkan Ke Polisi
Next Article Kembali, Dua Pasien Positif Covid-19 Yang Dinyatakan Sembuh di Kabupaten Bekasi

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
FBPD Sukabungah Tuding Camat Bojongmangu Diem Bae
Pemerintahan 30/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?