Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: GMBI Minta Bangun Kembali Islamic Center dan Tangkap Aktor Korupsinya
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > GMBI Minta Bangun Kembali Islamic Center dan Tangkap Aktor Korupsinya

GMBI Minta Bangun Kembali Islamic Center dan Tangkap Aktor Korupsinya

admin Published 02/04/2018
Share
2 Min Read

faktabekasi.com, CIKARANG PUSAT–Ratusan massa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi, bersama Para Santri dan Ulama gelar aksi demo didepan Kantor DPRD, Senin (02/4). Dalam aksinya mereka meminta agar Gedung Islami Center dibangun kembali dan tangkap aktor korupsinya.

Sekjen GMBI distrik Kabupaten Bekasi Samsudin mengatakan, masyarakat Kabupaten Bekasi meminta adanya sarana ibadah umat Islam (Islamic Center) yang terbengkalai sekian lama agar dibangun kembali.

“Islamic center sangat di butuhkan untuk masyarakat, jangan biarkan sarana ibadah umat Islam menjadi sarang kecoa, sarang nyamuk dan LGBT. kembalikan uang rakyat dan usut tuntas aktor dibelakang kasus korupsinya,” kata Samsudin.

Lanjut dia, didua priode masa jabatan Neneng Hasanah Yasin sebagai Bupati Bekasi tidak bisa meneruskan pembangunan Gedung Islamic Center yang saat ini terbengkalai. Miris, ketika melihat APBD Kabupaten Bekasi terbesar tapi sarana ibadah masyarakat harus ke Kota Bekasi.

“Dia (Neneng Hasanah Yasin) sudah memimpin dua priode, penyerapan dari anggaran APBD paling besar, tapi masyarakat Kabupaten Bekasi sekian persen disengsarakan oleh jabatan yang gila-gilaan sehingga mengorbankan masyarakatnya yang berangkat umroh dan Haji menumpang ke daerah lain,” tegasnya.

Samsudin tegaskan kepada anggota DPRD di masing-masing partai yang mewakili masyarakat Kabupaten Bekasi meminta kerjasama untuk lanjutkan pembangunan gedung Islamic Center, bagaimanpun sistemnya dan mekanismenya. (ddk)

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 02/04/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article PENERBITAN IZIN LINGLUNGAN
Next Article 99 Personel Korem 051 Naik Pangkat

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Pemerintahan 25/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?