FOTO: Istimewa/ Humas Pemkab Bekasi 
FOTO: Istimewa/ Humas Pemkab Bekasi 

PRKB Berikan Hiburan Terbaik Bagi Masyarakat Kabupaten Bekasi

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG TIMUR–Kegiatanaya Kabupaten Bekasi (PRKB) merupakan kegiatan tahunan dari Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bekasi yang memiliki tujuan untuk mengangkat kreatifitas, ekonomi dan ajang hiburan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Berbagai kegiatan dilakukan di dalam PRKB 2019 antara lain Pameran Hasil UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan IMKM (Industri Mikro Kecil Menengah) dari 23 Kecamatan. Selain itu pameran hasil pencapaian dan program dari SKPD Kab Bekasi, pelayanan dari SKPD, bazzar dan kuliner, pameran multi produk, dan wahana permainan.

“Acara ini dari rakyat dan untuk rakyat, karena semua kegiatan di PRKB untuk memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat dan juga menghibur masyarakat,” terang pihak penyelenggara PRKB, Galih.

Kegiatan PRKB 2019 memang kegiatan yang diselenggarakan Bagian Ekonomi dan Keyza Pratama Kresi sebagai pelaksana kegiatan. Ditambahkan Galih, meski dibiayai APBD, namun tidak semua biaya produksi masuk kedalam rincian APBD.

APBD hanya terbatas untuk panggung 8×6 meter, sound sytem 20,000 Watt, genset 300 KVA, lighting 1 set, stand 23 kecamatan dan alat pendingin ruangan (AC) standing 16 unit. Itu sebabnya, kata Galih, bagi para SKPD atau Instansi Pemerintah yang ingin ikut menjadi peserta dikenakan biaya tambahan.

“Dan tidak semua SKPD kami kenakan biaya dengan harga yang sama, karena kami juga menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. kami juga tidak ingin memberatkan. Tingginya minat dari Instansi dan juga SKPD tentunya membuat kami harus menambah kapasitas produksi dari anggaran APBD. Kami harus menambah produksi untuk perluasan tenda Rooder (Lengkap dengan Flooring dan Karpetnya) menjadi 1400 m2, jumlah AC menjadi 50 unit, peningkatan daya listrik menjadi 300 KVA,” bebernya.

Dari sisi hiburan, ungkap Galih, agar PRKB lebih menarik perlu penampilan yang maksimal. Sementara dari APBD, tidak ada anggaran untuk mendukung hiburan yang menjadi salah satu faktor besar minat masyarakat untuk mengunjungi PRKB.

“Kami memang mengenakan tarif bagi pihak Swasta yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan PRKB 2019, karena setiap stand swasta yang berdiri kami juga harus menyedikan produksi kepada mereka yaitu tenda Sarnaville, meja dan kursi dan listrik.

Dan tentunya dana yang diberikan dari pihak Swasta juga kami pergunakan untuk memenuhi kebutuhan produksi tersebut diatas tidak semata–mata hanya meraup keuntungan pribadi. Adupun kelebihan dari produksi tersebut kami kembalikan kepada para pengunjung dalam bentuk hiburan yang meriah dengan menghadirkan artis untuk mengisi panggung hiburan yang semula tidak ada dalam anggaran APBD kegiatan PRKB 2019,” paparnya.

Meriahnya artis hiburan membuat pihak penyelenggara harus memberikan pengamanan yang ekstra ketat dan personil yang banyak. Itu sebabnya untuk memfilter para penonton, diberlakukan tiket masuk yang anggarannya dipergunakan untuk membiayai personil kemanan dan kebersihan yang melibatkan aparat kemanan dan juga LSM serta Karang Taruna.

“Uang dari tiket masuk punya dua fungsi, yaitu untuk para peserta dan juga para pengunjung yang menikmati hiburan itu sendiri. Di sisi lain, tiket yang kami sajikan juga tiket yang berfoporasi yang tentunya ada pembayaran pajak sebagai pendapatan pemerintah daerah.

“Semua yang kami lakukan ini demi memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi sehingga tidak ada maksud untuk memperkaya diri sendiri. Semua hasil PRKB ini kami berikan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Dalam kegiatan ini pun kami berharap dapat merangkul seluruh elemen masyarakat, baik dari aparat maupun LSM dan juga Ormas,” tutup Galih. (FB)

Facebooktwittergoogle_plusmail