Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Soleman Prioritaskan Kesejahteraan Guru Honorer
Share
Sign In
Notification
Latest News
Politisi Hanura Siapkan Surat Pengaduan ke DPRD dan Plt Bupati
Pemerintahan
Politisi Hanura Minta Plt Bupati dan DPRD Ambil Sikap Tegas
Pemerintahan
Dirum Perumda TB Diduga Nepotisme Penerimaan Pegawai Baru
Pemerintahan
Perkuat Harmoni dan Kepedulian Berkelanjutan, LippoLand Dukung Kenyamanan Ibadah Warga Cikarang
Bisnis Pemerintahan Sosial
Memalukan, Plt Bupati Asal Sebut Anggaran Perbaikan Infrastruktur
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Soleman Prioritaskan Kesejahteraan Guru Honorer

Soleman Prioritaskan Kesejahteraan Guru Honorer

admin Published 08/11/2019
Share
2 Min Read
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman. FOTO: Istimewa/ Fakta Bekasi.

Fakta Bekasi CIKARANG PUSAT- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman beradu argumen dengan pemerintah Kabupaten Bekasi. Pasalnya, dirinya mendesak untuk kenaikan gaji guru honorer, pada Tahun 2020 mendatang. Sehingga, kesejahteraannya dapat diakomodir.

Soleman mengatakan, dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2020, anggaran untuk jasa tenaga kerja (jastek) sektor pendidikan ada peningkatan, dengan beberapa usulan.

“Dengan perdebatan yang sangat sengit, saya selaku wakil ketua DPRD mengusulkan gaji guru honorer di Kabupaten Bekasi harus 2,1 juta per-bulan,” kata Soleman saat ditemui di DPRD, Jumat (8/11/2019).

Penambahan tersebut, kata Soleman, pada Tahun 2018 untuk usulan Tahun 2019 Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan kenaikan honor, para tenaga pendidikan non PNS itu mendapat kenaikan hingga Rp 500.000 per bulan. Selain honor naik, jumlah penerima jastek pun bertambah.

“Kemudian untuk Tahun 2020 kita memperjuangkan kembali untuk dinaikkan 100 ribu. Agar di tahun depan menjadi 2,1 Juta per-bulan,” ujar Soleman yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.

Anak buah Megawati itu menjelaskan, berdasarkan hasil penyusunan KUA PPAS yang digelar beberapa pekan ada kenaikan jumlah PAD yang masih dihitung secara umum. Jumlah tersebut bakal dirinci dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang rencananya mulai dibahas.

“Draf KUA-PPAS sudah disampaikan pada eksekutif untuk dientri, kemudian dikembalikan ke kami lalu dibuat panitia khusus,” pungkasnya. (FB)

You Might Also Like

Politisi Hanura Siapkan Surat Pengaduan ke DPRD dan Plt Bupati

Politisi Hanura Minta Plt Bupati dan DPRD Ambil Sikap Tegas

Dirum Perumda TB Diduga Nepotisme Penerimaan Pegawai Baru

Perkuat Harmoni dan Kepedulian Berkelanjutan, LippoLand Dukung Kenyamanan Ibadah Warga Cikarang

Memalukan, Plt Bupati Asal Sebut Anggaran Perbaikan Infrastruktur

admin 08/11/2019
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Daeng Muhammad: BPJS Bukan BUMN!
Next Article Peringati Hari Pahlawan,  Pemkab Bekasi  Ziarah di Makam KH Noer Ali

Paling Banyak Dibaca

Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit
Pemerintahan 29/01/2026
Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026
Pemerintahan 31/01/2026
Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan
Pemerintahan 02/02/2026
LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja
Pemerintahan 04/02/2026
Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?
Pemerintahan 28/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?