Foto bersama Walikota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Dandim 0507 Bekasi, Letkol Arm. Abdi Irawan beserta tokoh agama perwilayah Kecamatan yang hadir mendeklarasikan  Anti Hoax dan Radikalisme di Gedung Kesenian Bojong Rawalumbu.

Pemkot Bekasi Kembali Gelar Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme Untuk di Tiga Kecamatan 

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, KOTA BEKASI–Walikota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Dandim 0507 Bekasi, Letkol Arm. Abdi Irawan beserta tokoh agama perwilayah Kecamatan yang hadir mendeklarasikan  Anti Hoax dan Radikalisme di Gedung Kesenian, Bojong Rawalumbu

Mengangkat tema ‘Dalam Rangka Peningkatan Fungsi Masjid untuk Menjadi Sarana Ibadah Bukan Tempat untuk Pemyebaran Informasi Hoax dan Sifat Radikalisme’ tema tersebut serentak digaungkan oleh semua kecamatan.

Hadir juga Kepala Kesbangpol, Camat dan lurah dari tiga kecamatan, Danramil, Kapolsek, Kabag Kesos, Ketua FKUB Kota Bekasi, kepala Kemenag Kota Bekasi, perwakilan dari MUI, DMI, NU, Muhammadiyah, DKM, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua Dewan Dakwah serta undangan lainnya, Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Ketua DMI Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, berperang melawan hoax, hoax adalah berita bohong, dijelaskanya bahwa ciri-ciri hoax salah satunya apabila membaca berita tersebut bisa membenci terhadap seseorang, apabila seperti itu lebih baik klarifikasi ke Polres atau Kodim setempat.

“Saya sangat apresiasi dengan adanya deklrasi hoax ini, kita aplikasikan realisasinya kedepan, dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuat berita bohong yang kemudian di sebar. Apabila menemukan penyebaran hoax segera laporkan ke bagian kami,” tegas dia.

Dandim 0507/ Bekasi Letkol Arm. Abdi Irawan mengatakan sama halnya dengan bahaya dari penyebaran berita hoax dan bahaya radikalisme.”Sama hal nya dengan Kapolres, mengenai laporan jika ada terjadi seperti yang dipaparkan Kapolres segera di laporkan, agar tidak terjadi simpang siur di warga Kota Bekasi yang bisa meresahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi dirangakaian kegiatan deklarasi anti hoax di kota Bekasi, kegiatan yang rasanya untuk memberikan pengalaman, karena Kota Bekasi sangat heterogen, multietnik, maka harus diberikan kepahaman yang sama.

“Saya bangga dari hati yang sangat dalam, bahwa pada hari ini Kapolres dan Dandim selalu bersama-sama dengan kepala daerah bekerja sama dalam hal penegakan hukum dan hal yang lainnya. Silaturahmi kita jalanin terus komunikasi jalan terus supaya kita terjalin kebersamaan yang sangat erat,” jelas Rahmat Effendi. (ADV) 

Facebooktwittergoogle_plusmail