Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: SDN 01 Cicau Ternyata Sudah Dianggarkan Rp 5 Miliar di Tahun 2017
Share
Sign In
Notification
Latest News
“Mudik Aman Keluarga Bahagia”, Pengamat Puji Strategi Korlantas Polri Turunkan Risiko Kecelakaan
Pemerintahan
KPK Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Direksi Perumda TB ke HMK
Pemerintahan
Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah
Pemerintahan
YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu
Pemerintahan
Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pendidikan > SDN 01 Cicau Ternyata Sudah Dianggarkan Rp 5 Miliar di Tahun 2017

SDN 01 Cicau Ternyata Sudah Dianggarkan Rp 5 Miliar di Tahun 2017

admin Published 07/02/2019
Share
4 Min Read
Kondisi atap bangunan SDN 01 Cicau yang ambruk pada, Jumat (1/2/2019) malam.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Pembangunan SDN 01 Cicau di Desa Cicau hingga kini belum ada kepastian sehinggaatap kelas terjadi ambruk. Meski demikian, Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat terus berupaya mendorong agar pembangunan dapat segera dilakukan.

Camat Cikarang Pusat, Endin Samsudin mengatakan di tahun 2017 lalu SDN 01 Cicau sudah mendapatkan alokasi anggaran pembangunan sebesar Rp 5 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi. Namun pembangunan dengan perluasan lahan fasos fasom milik Lippo Cikarang tak bisa direalisasikan karena lahan tersebut belum diserahterimakan.

“Dua tahun lalu sudah dianggarkan Rp 5 miliar tetapi tidak terserap karena masalah fasos fasum (milik) Lippo Cikarang yang belum diserahkan,” kata Endin Samsudin, Kamis (07/02).

Di Musrenbang Tahun 2019, Kecamatan Cikarang Pusat juga sudah mengusulkan kembali agar pembangunan dapat dilakukan di atas lahan atau bangunan yang ada, namun tampaknya hal tersebut belum dapat direliasasikan.

“Tahun ini juga kita usulkan lagi agar dapat dibangun di tahun 2020. Kalau dianggarkan, rencana sama seperti tahun kemarin dibangun di lokasi (lahan) yang ada sekarang, jadi nanti bangunannya dibuat tingkat,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pasca ambruknya atap bangunan SDN 01 Cicau, 120 siswa kelas IV dan V memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di ruang olahraga (GOR) Kantor Desa Cicau, Rabu (06/02) pagi.

Para siswa dari empat rombongan belajar (rombel) ini tidak fokus, sebab suasana gor begitu panas dan menimbulkan efek gema suara. Akibatnya, siswa tidak mampu menyerap ilmu yang disampaikan.

Kepala sekolah SDN 01 Cicau Endah Sulyana mengungkapkan, tidak ada tempat lain sebagai pengganti ruang kelas yang atapnya ambruk. Karena sebelumnya, kantor guru sudah digunakan sebagai ruang belajar. Lokasi terdekat untuk belajar yakni GOR Kantor Desa Cicau.

“Berdasarkan hasil rapat dengan guru dan orangtua murid, disepakati GOR Kantor Desa Cicau yang digunakan untuk KBM. Ya memang itu yang paling mungkin kami lakukan, tidak ada tempat lain apalagi menumpang di sekolah lain,” ungkap Endah.

Ditambahkan, pihak sekolah sadar betul dengan kejadian atap bangunan yang ambruk, maka KBM akan mengalami gangguan. Para siswa tidak akan maksimal menyerap ilmu pendidikan, dan guru pun kesulitan menyampaikan materi.

“Serba salah, dan ini terpaksa kami lalukan sampai ada solusi yang lain. Sejauh ini hanya ini yang bisa kita lakukan. Tadinya ingin membuat tenda di halaman sekolah, tapi rasanya gak mungkin karena tidak etis dan tidak enak dipandang. Cuaca juga tidak mendukung,” katanya.

Meski hanya satu ruangan yang atapnya ambruk, Endah menutup semua ruangan yang terdiri dari empat ruangan. Hal ini dilakukan untuk menghindari insiden, karena atap bangunan di ruang kelas lainnya juga sudah keropos.

“Kami pagari agar tidak ada siswa yang memasuki ruangan. Kami tutup semua, karena kami khawatir atap lain di bangunan yang ikutan ambruk. Kami juga belum menerima jawaban dari Dinas Pendidikan, sejauh ini juga belum ada kunjungan dari Dinas Pendidikan meski sudah dilaporkan. Kami berusaha agar KBM terus berjalan bagaimana pun caranya, meski dalam rapat Musrenbang 2020, sekolah kami menjadi prioritas. Tapi itu kan tahun depan, sementara tahun ini kami tidak mendapat anggaran,” kata dia. (FB) 

You Might Also Like

Orang Tua Korban Pengroyokan SMKN 1 Cikbar Minta Polisi Bertindak Tegas

Disbudpora Kabupaten Bekasi Buka 125 Kuota Beasiswa BANPIN, Khusus Pelajar Berprestasi

SMPN 4 Babelan Juara 2 Lomba Pantonim di  FLS2N Jenjang SMP Tingkat Kab. Bekasi

Hormati Peran Penting Para Pendidik, KNPI Kab. Bekasi Gelar Seminar Nasional 1000 Guru

Jababeka Luncurkan Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja, Diresmikan Langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI

admin 07/02/2019
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mulai Hari Ini Pemkab Bekasi Lakukan Percetakan Massal SPPT PBB
Next Article Pemkab Bekasi Bakal Bangun Kembali Trotoar Ramah Penyandang Disabilitas Tahun Ini

Paling Banyak Dibaca

Jembatan Kuning Citarum Berpotensi Jadi Cagar Budaya, TACB Kab. Bekasi Paparkan Dasar Hukum Lintas Wilayah
Pemerintahan 09/03/2026
KPK Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Direksi Perumda TB ke HMK
Pemerintahan 17/03/2026
Perkuat Harmoni dan Kepedulian Berkelanjutan, LippoLand Dukung Kenyamanan Ibadah Warga Cikarang
Bisnis Pemerintahan Sosial 25/02/2026
Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal
Pemerintahan 28/02/2026
Dirum Perumda TB Diduga Nepotisme Penerimaan Pegawai Baru
Pemerintahan 25/02/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?