Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Wakil Bupati Hadiri Penen Raya di Cibarusah
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Wakil Bupati Hadiri Penen Raya di Cibarusah

Wakil Bupati Hadiri Penen Raya di Cibarusah

admin Published 27/02/2018
Share
1 Min Read

faktabekasi.com, CIBARUSAH – Sejalan dengan reformasi birokrasi dan percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengambil langkah agar sektor pertanian tetap menjadi prioritas di wilayah setempat.

Salah satunya, mempercepat pembahasan Raperda tentang Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, saat menghadiri panen raya di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Selasa (27/2).

Eka juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak karena pada 2017 lalu, Kabupaten Bekasi telah menghasilkan produksi gabah sebesar 573.929 ton, atau setara dengan 355.836 ton beras. Hal ini merupakan sebuah hasil yang baik.“Harapannya, ke depan tentu target produksi padi semakin baik lagi,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdullah Karim menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya khusus untuk mendorong peningkatan hasil produksi pertanian, khususnya beras.

“Diantaranya dengan meningkatkan produksi padi, melalui pemanfaatan teknologi yang ada, seperti sistem ‘tanam jajar legowo’, penggunaan benih unggul bersertifikat, benih varietas ancaran dan menekan angka susut panen,” tandasnya. (rls)

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 27/02/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pemkab Bekasi Gelar Rakor Persiapan Penyelenggaraan Pilgub dan Pilkades
Next Article Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Seorang Buruh Pabrik Ditemukan Tak Bernyawa

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Pemerintahan 25/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?